Diluar Dugaan, Perubahan UIN di Tahun Emas

Sumberpost.com | Banda Aceh – Perubahan status IAIN menjadi UIN Ar-Raniry tepat di tahun emas ulang tahun kampus tersebut sangat tak disangka-sangka pihak rektorat. Namun Rektor UIN, Farid Wajdi Ibrahim merasa bersyukur atas perubahan status ini.

uin arranirySaat konferensi pers yang dilakukan di ruang sidang rektor, Sabtu (19/10), Farid Wajdi mengatakan perjuangan pihak kampus dari beberapa tahun lalu, akhirnya berbuah manis. Terlebih mendapatnya status UIN tepat di usia kampus itu yang ke 50.

“Perjuangan perubahan status ini sudah berlangsung di masa-masa rektor terdahulu. Sebelumnya kami mengira perubahan status ini akan terjadi di tahun 2012. Tetapi Alhamdulillah berubahnya tepat pada 1 Oktober 2013,” kata Rektor.

Dengan Perpres Nomor 64 tahun 2013, IAIN resmi menjadi UIN Ar-Raniry. Perubahan status ini menjadikan kampus biru masuk dalam Universitas Islam Negeri ke tujuh di Indonesia, mengikuti UIN Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lainnya.

“Sebenarnya ulang tahun kampus kita tepat pada 5 Oktober 1963, namun karena berbarengan dengan ulang tahun TNI, maka kita geser ke tanggal 21 Oktober. Jadi hari puncaknya nanti Senin,” pungkasnya. Dengan perubahan ini, segala tanggung jawab  IAIN akan dialihkan ke UIN. [AR]

Mungkin Anda Menyukai