Dofa dan Dara Wakili Sumberpost Pada Pelatihan Jurnalistik Nasional

Sumberpost.com | Banda Aceh – Dofa Muhammad Aliza, Pimpinan Litbang dan Dara Shynny, Anggota Muda bakal mewakili UKPM Sumberpost UIN Ar-Raniry untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional. Kegiatan itu dilaksanakan oleh LPM Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara 26 hingga 31 Mei 2014.brosure oke

Dofa dan Dara –begitu disapa– tiba di Medan sekitar pukul 7.00 WIB, Minggu (25/5) pagi tadi. Mereka langsung diantarkan ke asrama tempat menginap oleh panitia. “Semoga sepulang dari sini, kami bisa membangun Sumberpost lebih baik lagi kedepan,” kata Dofa saat dihubungi tadi pagi.

Pimpinan Umum LPM Teropong UMSU, Mara Fenci Lubis kepada sumberpost via telpon mengatakan Pelatihan Jurnalistik Nasional ini nantinya bakal dibuka dengan seminar nasional soal kepenulisan oleh Darwis Tere Liye.

“Hari Selasa, (27/5) nanti juga ada materi tentang kebebasan pers dari dewan pers. Dilanjutkan dengan fotografi oleh mas Oskar. Setelah itu pada Jumatnya baru kita jalan-jalan ke Danau Toba. Kalau ada waktu kita juga akan mengajak peserta untuk tanam pohon di Taman Heden,” jelasnya kepada Sumberpost.

Sebanyak 26 peserta dari 16 Lembaga Pers Mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini. “Peserta dari Aceh, Padang, Medan, Makassar, Riau, Lampung, dan daerah lainnya. Harapannya nanti ketika peserta bisa menadapat ilmu baik mengenai organisasi maupun tentang jurnalistik,” harapnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum Sumberpost, Fuadi Mardhatillah mengatakan pelatihan jurnalistik tingkat nasional sangat diperlukan, selain untuk mendapatkan ilmu jurnalistik, juga akan mendapatkan sahabat baru di LPM lain dari seluruh Indonesia.

“Yang menjadi perhatian adalah tentang kebebasan pers yang harus kita kuasai. Di kampus saja terkadang kita dapat intervensi dari berbagai pihak. Kita harapkan kawan-kawan Sumberpost yang menjadi delegasi kesana bisa menguasai hal itu dan berbagi dengan teman-teman lain,” ungkapnya []

Rayful Mudassir

Mungkin Anda Menyukai