UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Penulisan dan Review Jurnal

Sumberpost.com | Banda Aceh – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (UIN) Ar-Raniry menggelar Workshop Penulisan dan Manajemen Review Artikel Junal Terakreditasi, kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, (9/12/2015) di Aula Utama kampus FTK UIN Ar-Raniry.

Dekan FTK UIN Ar-Raniry Mujiburrahman mengatakan, kegiatan workshop penulisan artikel jurnal ini dilaksanakan untuk meningkatkan budaya menulis artikel ilmiah yang berkualitas dikalangan dosen UIN Ar-Raniry. Selain itu, juga untuk memperkuat skill serta teknik-teknik penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal terakreditasi nasional maupun internasional.

“Workshop penulisan artikel jurnal ini diharapkan dapat memotivasi para dosen di lingkungan UIN Ar-Raniry untuk menulis artikel secara berkualitas, dengan terkuatkannya skill dan teknik, maka ke depan akan menambah kesempatan para dosen UIN Ar-Raniry untuk mempublikasikan tulisannya pada jurnal terakreditasi baik tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Anton Widyanto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Redaksi Jurnal Ilmiah Didaktika FTK UIN Ar-Raniry, diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari perwakilan pengurus Jurnal di lingkungan UIN Ar-Raniry dan sejumlah dosen.

“Panitia mengundang Oman Fathurrahman dari Jurnal Studia Islamica UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai narasumber yang menyampaikan beberapa materi, di antaranya teknik dan kiat menarasikan laporan penelitian dalam artikel ilmiah, dan manajemen review artikel ilmiah yang di dalamnya membahas pembedaan tupoksi manajemen sebuah jurnal baik editor,” jelas Anton yang juga Ketua Redaksi Jurnal Didaktika FTK.

Anton mengharapkan, Setelah workshop penulisan dan manajemen review artikel ilmiah jurnal Didaktika ini, akan dibentuk jaringan jurnal di UIN Ar-Raniry yang sifatnya saling asah, asih dan asuh, sehingga ke depan sama-sama dapat saling belajar dan bekerjasama untuk memajukan jurnal di lingkungan UIN Ar-Raniry Aceh. [Rilis]

Mungkin Anda Menyukai