Seminar Mahasiswa Internasional Sepi Peserta, Ini Kata Panitia

Sumberpost.com | Banda Aceh – Seminar Mahasiswa Internasional yang diadakan mahasiswa Sizwazah Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan UIN Ar-Raniry yang digelar pada Senin (11/4/2016) sepi peserta.

Seminar yang berlangsung di Gedung Rektorat UIN Ar-Raniry itu, dimulai sekira pukul 12.10 WIB, dan diikuti tidak lebih dari sepuluh peserta.

Ketua Pengarah Seminar dari UKM, Siti Syarah mengatakan, hal tersebut biasa terjadi dalam sebuah kegiatan. Ia juga memaklumi ketidaksiapan panitia menghadapi kendala seperti tidak menyalanya infokus dan sound system yang bukan dikarenakan unsur kesengajaan.

“Dimaklumi, karena setiap program dan kegiatan pasti saja ada kendala yang di temui. Tetapi sebaiknya, bila planning A tidak bisa berjalan gunakan planning B,” ujar Syarah.

Dikatakan Syarah, seminar itu dilakukan untuk menguatkan kerja sama yang telah dibangun antara kedua universitas, dengan harapan mahasiswa kedua universitas dari negara berbeda ini bisa saling berbagi pengetahuan.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan, Fikril Jamil mengatakan, Seminar Mahasiswa Internasional ini digelar bukan mengharapkan banyak pesertanya, melainkan dampak positif dari diadakan seminar tersebut bagi kedua universitas.

“Acara diharapkan bisa meningkatkan kualitas keilmuan kedua institusi perguruan tinggi dan sangat diharapkan bisa menghadirkan beasiswa kepada mahasiswa antar kedua universitas melalui kerjasama ini,” ujar Fikril, yang juga mahasiswa asal Malaysia yang baru saja menyelesaikan S1 di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry.

Seminar Mahasiswa Internasional bertema “Jejak Warisan Ilmu Islam di Aceh” Jewaris 2016 diadakan di 5 tempat, salah satunya di lantai II Ruang Sidang Rektorat UIN Ar-Raniry. Acara juga dihadiri oleh Dekan Penimbal (Wakil Dekan) Sizwazah Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Shofian Ahmad.[]

Magang : Sara Masroni | foto: Husna

Mungkin Anda Menyukai