Ada Corner Jepang di Museum Tsunami Aceh

Sumberpost.com | Banda Aceh – Kini di dalam Museum Tsunami Aceh, sudah memiliki akses ilmu tanggap bencana dari Jepang, melalui Corner Jepang yang terletak disalah satu ruangan di Museum Tsunami Aceh.

Corner ini langsung di resmikan oleh Gubenur Wakayama jepang, Yoshinobu Nisaka, pada Minggu (17/4/2016) di Museum Tsunami Aceh.

Yoshinobu Nisaka mengatakan, dengan adanya materi infomarsi dari Jepang terkait dengan kebencanaan, seluruh warga bisa lebih meningkatkan lagi pemahaman terkait dengan ilmu tanggap bencana.

“Kerja sama antara Aceh dan Jepang terkait dengan ilmu kebencanaan sudah bisa kita rasakan, semoga ke depan lebih ditingkatkan lagi,” kata Yoshinobu Nisaka.

Dia juga berharap, masyarakat Aceh turut mendukung penetepan hari peringatan tsunami pada setiap 5 November, agar disetujui oleh masyarakat dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi menyebutkan, kerja sama tersebut tidak hanya dalam bidang penanggulangan bencana, tetapi juga di bidang ekonomi, budaya, dan lainnya.

“Terkait penanggulangan bencana, kita sepakat meningkatkan solidaritas serta mendukung berbagai bentuk riset dan pemanfaatan teknologi untuk penanganan kebencanaan,” kata Reza.

Ia berujar, melalui Japan Corner pengunjung Museum Tsunami Aceh bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Jepang. Setiap hari, rata-rata 1.500 tamu mengunjungi Museum Tsunami Aceh, sebut Reza.

“Nanti kita berharap Pemerintah Jepang juga menyediakan Aceh Corner di Museum Inamura. Selain itu kita pun tengah merancang program pertukaran pegawai museum antara Aceh dan Wakayama. Dengan demikian proses berbagi pengetahuan antara Jepang dan Aceh terkait kebencanaan berjalan dengan baik,” tuturnya. []

Magang: Husna, Rayyan

Mungkin Anda Menyukai