Komunitas Saleum Luncurkan Buku Samanologi

Sumberpost.com | Banda Aceh – Komunitas Saleum resmi meluncurkan buku Samanologi setelah ditelaah oleh Prof. Yusni Saby pada Minggu sore (26/6/2016).

Peluncuran buku tersebut dipadukan dengan buka puasa bersama berlangsung di Rodya Caffee, Banda Aceh. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Khatibul wali, Tgk.H.T.M Nazar.

Tgk Nazar dalam sambutannya mengapresiasi komunitas Saleum yang telah berhasil mengeluarkan buku tersebut. Ia berharap semua pihak di Aceh untuk sama-sama berperan dalam melestarikan kebudayaan di Aceh karena Aceh kaya dengan tari tradisional.

“Mengingat Aceh kaya dengan tari tradisional, penting peran komunitas saleum dalam hal ini,” kata Tgk. Nazar.

Sementara itu, Prof. Yusni Saby dalam orasi singkatnya mengapresiasi terhadap hasil karya seniman tersebut, dalam kesempatan tersebut, Prof Yusni juga memberi masukan terhadap beberapa kesalahan kecil dalam buku tersebut. Guru besar UIN Ar-Raniry ini juga berharap dalam bekerja seni jangan hanya ikut-ikutan tetapi harus dilakukan dengan cinta.

“Punyakah cinta kita kepada seni dan budaya Aceh, bukan hanya bekerja seni ikut-ikutan,” ujar Prof Yusni.

Samanologi adalah buku yang membahas permasalahan seni tari saman dari seluruh Aceh, buku tersebut ditulis oleh beberapa penulis yang terdiri dari penulis lokal, Imam Juaini, Anton Setiabudi, Fauzan Santa dan Azhari Aiyub, untuk penulis nasional diisi oleh Eri Ekawati, buku tersebut juga turut ditulis oleh penulis internasional, yaitu Margaret Kartomi.

Pimpinan Komunitas Saleum yang juga salah seorang penulis dalam buku tersebut, Imam Juaini menyebutkan bahwa dirinya sengaja melibatkan banyak penulis dalam buku tersebut guna untuk mendapatkan isi buku yang maksimal dari bermacam pandangan.

“Berbagai macamnya penulis yang menulis buku ini karena kita ingin ada bermacam-macam perspektif dalam melihat saman Aceh,” kata Imam yang juga mantan ketua Sanggar Seni Seulaweut IAIN Ar-Raniry (Sekarang UIN Ar-Raniry) ini.

Dalam peluncuran tersebut, Imam Juaini juga menyebutkan bahwa buku Samanologi sudah dicetak sebanyak 500 eksemplar dan akan terus ditambah nantinya.

“Bagi masyarakat yang berminat sudah bisa membeli di toko-toko terdekat dan bisa langsung memesan ke Komunitas Saleum dengan harga Rp 50.000/ buku,” pungkasnya. []

Magang: Muhammad Fadhil

Mungkin Anda Menyukai