Darjo: Sudah Saatnya Dinas Pendidikan Bangun Videotron

Sumberpost.com | Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Hasanuddin Darjo menyatakan, akan tetap menjalankan program videotron. Lanjutnya, program yang disiapkan sejak 2015 ini sudah matang direncanakan oleh tim dari Disdik Aceh.

Darjo menyebutkan, setidaknya ada 30 item pertimbangan tentang pengadaan videotron yang akan difungsikan sebagai sarana publikasi pendidikan.

“Kami melihat itu (videotron) dari azas manfaat pendidikan. Dari kacamata kami, kami melihat bahwa sudah saatnya Dinas Pendidikan Aceh membangun videotron,” kata Darjo dihadapan mahasiswa dari BEM Unsyiah saat melakukan unjuk rasa di Kantor Disdik Aceh, Senin (18/7/2016).

Sementara setiap masukan yang diberikan masyarakat Aceh terkait program videotron akan menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan Aceh. Darjo mengatakan, dari kabupaten/kota juga menginginkan supaya dibangun videotron.

Videotron nantinya akan berfungsi sebagai media informasi, komunikasi, publikasi tentang kemajuan, himbauan, apresiasi tentang pendidikan, instruksi dan sosialisasi. Disebutkan Darjo, ada 5.113 satuan pendidikan di Aceh, dan membutuhkan sarana publikasi informasi.

“Banyak info yang layak dipublikasikan, tapi banyak sekolah tidak mampu melakukan publikasi. Kemudian. Beriklan dengan videotron juga jauh lebih bermanfaat,” ujar Darjo.

Menurut Darjo, videotronlebih menarik bagi masyarakat dengan tampilan informasinya yang berupa video atau gambar bergerak. Videotron sebagai media publikasi pendidikan di Aceh nantinya akan digunakan sebagai sarana sosialisasi dan instruksi bagi dunia pendidikan.

Videotron di Kabupaten/Kota

Akan ada lima kabupaten/kota yang akan dibangun videotron, yaitu Aceh Besar, Pidie, Aceh Tamiang, Subulussalam, dan Aceh Barat. Kadisdik Aceh juga menyebutkan pertimbangan pemasangan videotron disetiap kabupaten/kota.

“Kenapa di Aceh Besar kita pasangi videotron, karena Aceh Besar kabupaten yang bertetangga dengan Kota Banda Aceh. Banda Aceh sudah banyak videotron, tapi insyaAllah untuk Aceh Besar belum ada,” kata Darjo.

Kabupaten Pidie dipasangi videotron, karena Kabupaten Pidie tahun ini menjadi tempat penyelenggaraan peringatan Hari Aksara Internasional. Kabupaten Aceh Tamiang dipasangi videotron, karena kabupaten itu berbatasan dengan Sumatera Utara.

Videotron dipasang di Kota Subulussalam, karena kota itu berbatasan dengan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Ia mengatakan, melalui videotron, orang tahu pendidikan di Aceh beda dengan tempat lain.

Sementara pertimbangan pemasangan videotron di Aceh Barat, karena merupakan tempat sentra, banyak penduduknya, dan strategis untuk dipasang videotron. []

Abd Hadi F

Mungkin Anda Menyukai