Ketua BPK RI: Harus Ada Peraih Nobel Dari UIN

Sumberpost.com | Banda Aceh – Ketua Badan Pengaudit Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Harry Azhar Aziz mengatakan mahasiswa UIN Ar-Raniry harus bisa memberikan Nobel untuk Aceh dimasa yang akan datang.

“Ada 34 triliyun dana untuk pendidikan, dan 5ooo kuota beasiswa LPDP setiap tahunnya. Rebut kesempatan itu,” kata Ketua BPK RI dalam Kuliah umumnya yang di Aula Auditorium Ali Hasjmy, Jum’at (6/1/2017).

Menurutnya, rendahnya kemakmuran Aceh dan Indonesia disebabkan oleh peran akademisi dan perguruan tinggi yang abai terhadap penetapan kebijakan pemerintah.

“Para penduduk kampus inilah yang diharapkan akan terlibat dan menduduki pemerintahan nantinya. Bukan mereka-mereka yang SMA pun tidak tamat,” katanya.

Ia melanjutkan, kekayaan sumber daya alam Indonesia dikuasai oleh negara luar seperti Singapura dan Malaysia. Indonesia hanya mendapatkan saham sebesar 9% dari perusahaan tersebut.  Dengan demikian, penguasaan ilmu menjadi satu-satunya cara merubah nasib bangsa ini.

“Harapannya, dari UIN bisa menemukan bagaimana cara merumuskan kemakmuran di Aceh. Bila sudah ditemukan, maka daerah lain akan mencontoh dan itu adalah sebuah sumbangan terbesar bagi Indonesia yang harus dihargai,” imbuhnya.[]

Sara Masroni

Mungkin Anda Menyukai