Penulis Novel Ayat-Ayat Talkshow di Aceh

Sumberpost.com | Banda Aceh – Penulis novel best seller Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El-Shirazy mengisi talkshow kepenulisan sekaligus bedah buku Ayat-Ayat Cinta 2 di Auditorium FKIP Unsyiah, Minggu (12/2/2017).

Habiburrahman atau yang akrab disapa Kang Abik berujar, inisiatif dirinya terjun ke dunia novelis terilhami dari sebuah riset di Amerika yang mengungkapkan bahwa tulisan yang paling banyak dibaca selain Alquran dan Hadist adalah novel.

Hal itu merupakan terobosan baru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman tanpa harus melakukan pengajian dengan cara tatap muka sebagaimana biasa yang dilakukan pada umumnya.

“Begitulah cara saya dalam menyampaikan dakwah dan syiar,” kata Habiburrahman.

Ia kemudian mengungkapkan, kendala terbesar dalam menulis terutama bagi pemula adalah menemukan dan mengembangkan ide.

“Penulis novel itu butuh data yang banyak dan kuat. Kalau baru sekedar dapat ide sudah mengatakan saya menulis buku, maka siap-siap, paling semangat dua lembar setelah itu tutup buku,” tambahnya.

Kendala yang paling dirasakan siapapun penulis adalah manajemen waktu dan berusaha memaksakan diri untuk menulis. Kang Abik mengaku, seluruh waktu istirahatnya ia curahkan untuk menulis.

“Penulis harus tega memaksa diri. Mau tidak mau harus paksa, sebab tak ada yang bisa memaksa penulis selain dirinya sendiri. Kalau tidak, selesailah karirmu sebagai penulis,” ungkapnya.

Terakhir Kang Abik berpesan agar kepada penulis pemula di Aceh untuk terus bersemangat dalam menulis. Ia berujar, kalau sudah lahir sebuah karya, maka bersiap-siap untuk melahirkan karya selanjutnya.

“Lahirnya karya menulis itu hanya dari satu kata kunci, yaitu mulai,” kata Habiburrahman El-Shirazy.

Kegiatan yang dihadiri 500-an peserta ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Cendikia Unsyiah bekerjasama dengan Komunitas Mata Air Fans Club Aceh. [khw]

Sara Masroni

Mungkin Anda Menyukai