Ketua Fosma: Aceh Harus Bebas Kaum Gay

Sumberpost.com | Banda Aceh – Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fosma Unsyiah, Andika Saputra mengatakan dirinya dengan tegas menolak aliran dan praktek gay di Aceh. Menurutnya, pelaksanaan hukum cambuk kepada dua pria yang menjalani hubungan sejenis beberapa waktu sudahlah tepat.

“Kami sangat mendukung eksekusi cambuk yang dilakukan kepada kaum gay beberapa waktu lalu. Hal ini agar menjadi pelajaran bagi yang lain, dan Aceh harus bebas dari praktek dan aliran kaum gay,” kata Andika saat ditemui di Sekretariat LDK Fosma, Kamis (25/5/2017).

Menurutnya, kaum gay merupakan bahaya dan bencana bagi masa depan generasi Aceh mendatang. Selain dapat merusak psikologi, karakter dan cara berfikir, kaum gay juga dapat perlahan memusnakan keturunan ummat manusia.

“Perbuatan kaum gay sebenarnya sangat menyesatkan. Untuk itu, saya berharap kita semua terutama para mahasiswa tidak terpengaruh dengan aliran ini,” ujar Andika.

Untuk menghindari pengaruh tersebut, menurutnya, masyarakat terutama mahasiswa perlu mengisi aktivitas-aktivitas dengan sesuatu yang positif. Diantaranya adalah dengan menyibukan diri melalui berbagai kegiatan Islami dan mengikuti kajian-kajian yang diselenggarakan di masing-masing kampus.

“Untuk membendung bencana tersebut, generasi ini perlu pembekalan diri berupa iman yang baik. Karena hal ini menjadi dasar untuk kita agar selalu berjalan di atas rel yang sesuai,” kata Andika. []

Sara Masroni

Mungkin Anda Menyukai