KAMMI Nilai DPRA tak Memihak pada Rakyat

Sumberpost.com | Banda Aceh – Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menggelar aksi di depan Gedung DPR Aceh, Selasa (26/9/2017).

Aksi ini merupakan bentuk protes mahasiswa terhadap KUA-PPAS P-APBA 2017 yang dinilai tidak pro terhadap rakyat.

Adapun beberapa tuntutan yang dilontarkan adalah menuntut pihak pemerintah Aceh agar menolak pemberian tambahan tunjangan fasilitas bagi anggota DPRA sebesar 25 miliar rupiah, sebagaimana yang tertera dalam KUA-PPAS P-APBA 2017.

Kemudian, meminta agar pemerintah Aceh dan DPRA segera tuntaskan 15 rancangan qanun yang belum selesai pada tahun 2017.

Koordinator aksi, Suci Imam menilai bahwa anggota dewan saat ini lebih mementingkan hak pribadi mereka ketimbang hak rakyatnya.

Menurut Imam, saat ini sangat banyak rakyat Aceh yang miskin dan kelaparan sehingga hidup menderita.

“Salah-satunya terbaru berita matinya seorang balita karena gizi buruk di Aceh Timur. Maka dari itu kami meminta peran dewan Aceh yang katanya wakil rakyat dalam hal ini,” ujar dia.

Pantauan sumberpost.com, massa terlihat mulai berdatangan sejak pukul 11.00 WIB dengan membawa sejumlah karton berisi tuntutan.

Aksi ini berlangsung tertib dan lancar, dengan pengawalan aparat keamanan dari Polresta Banda Aceh. [hsa]

Magang: Riska Munawarah

Mungkin Anda Menyukai