Penanaman 13 Ribu Pohon Dimulai Hari Ini

Sumberpost | Banda Aceh – Sejumlah komunitas melakukan kombinasi untuk menyukseskan acara Indonesian Clean Up Day, yang diadakan di Museum Tsunami Banda Aceh Minggu, (8/10/2017).

Acara tersebut bertujuan untuk menanam 13 ribu pohon pada jalur evakuasi bencana itu juga turut dihadiri oleh kepala Dinas Hutan Lindung Banda Aceh, Bappeda dan Pasukan Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Menurut Almunizar selaku Pimpinan Museum Tsunami, bahwa penanaman pohon pada jalur evakuasi sangat berguna untuk tanda penyelamatan.

“Jika hanya palang sebagai tanda evakuasi tidak akan bertahan lama. Apabila pohon kita tanam, dia akan terus tumbuh secara alami. Hari ini kita akan menanam 250 pohon cemara, 10 di Museum Tsunami sebagai simbolis dan 240 di Kampung Jawa hingga Ule Lhe,” ujarnya.

Bapak Tarmizi selaku ketua TAGANA memerintahkan anggotanya agar menyebar ke kelompok yang telah dibagi oleh panitia agar kita bisa lebih akrab.

“Jangan ada yang memilih kelompak yg banyak ceweknya. Semua kita akan bagi rata,” tegas Tarmizi.

Duta Lingkungan Kota Banda Aceh Muhammad Akbar memgatakan bahwa ini adalah gerakan kombinasi dari berbagai komunitas yang peduli terhadap lingkungan dan bencana, tentunya yang berada di Kota Banda Aceh.

“Saya juga sangat senang bisa berkontribusi penuh dalam acara ini,” ujar Muhammad Akbar.

Acara ini di akhiri dengan sharing tentang bencana dan makan bersama di Museum Tsunami. [hsa]

Magang: Adli Dzil Ikram

Mungkin Anda Menyukai