Siswa SMA Menolak Pelaksanaan UASBN 19-25 April

Sumberpost | Banda Aceh – Sejumlah siswa/i SMA di Aceh menolak pelaksanaan UASBN pada 19-25 April. karena mereka menilai hal ini bisa mempersempit waktu persiapan menghadap ujian SBM. Penolakan ini diketahui, dengan beredarnya twibon menolak UASBN pada sejumlah akun di sosial media.

Penolakan itu dilanjutkan dengan aksi 1001 email kepada pemerintah Aceh dan 50 siswa yang sudah tergabung dari beberapa SMA di Aceh mengunjungi kantor DPRA untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait hal tersebut, Sabtu, (7/3/2018).

Hafiz, salah seorang siswa SMA Lab School, dan juga kordinator aksi tersebut mengatakan ia sangat kecewa setelah surat keputusan UASBN diundur dari jadwal sebenarnya.

”Beberapa di antara kami sudah membayar les untuk persiapan mengikuti SBM. Seandainya UASBN diundur maka persiapanya akan sangat sedikit dan kami tidak fokus mengikutinya,” ujar Hafiz.

Selain itu, perunduran jadwal UASBN  juga menganggu siswa/i mengikuti tes sekolah kedinasan. Seperti IPDN, STAIN dan sekolah dinas lainya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Laisani mengrespons aspirasi siswa/i SMA Aceh atas Penolakan UASBN 19-25 April, seperti yang dikutip Serambi ia mengatakan UASBN bisa dipercepat dan mendahului UN.

“Kebijakan ini kita lakukan agar siswa SMA, SMK, dan MA yang sudah ikut UASBN dan UN dan akan masuk sekolah dengan ikatan dinas seperti IPDN, STAN dan sekolah dinas lainya,” ungkap Laisani.

Hafiz menambahkan kembali bahwa pihaknya merasa bangga karena telah merespon aspirasi siswa.

“Kami senang pemerintah merespon cepat aspirasi kami. Meskipun itu baru sekedar di surat kabar. Kami berharap akan cepat datang surat resmi” lanjut Hafiz. [hsa]

Adli Dzil Ikram

Mungkin Anda Menyukai