Massa Padati Simpang 5 Banda Aceh, Serukan Aksi Bela Palestina
Sumberpost.com | Banda Aceh – Ratusan masyarakat Aceh yang tergabung dalam aliansi rakyat Aceh bela Palestina gelar aksi solidaritas bela Palestina. Massa memulai aksi di halaman Masjid Raya Baiturrahman lalu melakukan _long march_ hingga Simpang 5.
Pantauan Sumberpost.com berbagai elemen masyarakat turut hadir dalam aksi ini, mulai dari mahasiswa, perwakilan pemerintah hingga masyarakat.
Dalam orasinya, massa mengecam seluruh tindakan Israel terhadap Palestina. Lalu menyerukan agar masyarakat memboikot produk yang terafilisi Israel. Massa turut kecewa terhadap salah satu perusahaan penghasil produk lokal yang sangat dekat dengan masyarakat yakni indofood yang menyuntikkan dana kepada KFC yang terang-terang mendukung Israel.
Dalam aksi ini, Ardiansyah selaku Staf Ahli Walikota Kota Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa membela Palestina tanpa kenal jenuh.
“Kita tidak bisa membantu langsung saudara kita yang ada di sana. Maka Kami mengajak pada rekan-rekan semuanya agar tidak bosan-bosan untuk memboikot produk israel beserta antek-anteknya,” seru Ardiansyah.
Ardiansyah mengungkapkan gerakan boikot sangat sangat berdampak bagi perusahaan-perusahaan yang terafiliasi Israel yang ada di Banda Aceh.
“Hari ini di Banda Aceh telah terbukti dengan kita memboikot. Ada beberapa perusahaan yang telah gulung tikar dari Aceh,” katanya.
Ia juga menekankan pemerintah Kota dibawah kepemimpinan Iliza Afdhal akan senantiasa berada di barisan massa untuk menyeru bela Palestina.
M. Syauqi Umardhian, koordinasi aksi ini mengatakan setidaknya ada tujuh poin yang dibawa oleh massa.
- Mendorong pemerintah Indonesia dan seluruh negara di dunia memutuskan hubungan dengan Israel dan pendukungnya.
- Mendesak (Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mahkamah internasional menangkap perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu karena terbukti bersalah dan kejahatan genosida.
- Mendesak Israel untuk membuka jalur agar bantuan kemanusiaan sampai ke Palestina.
- Mendorong negara tingkatkan bantuan kemanusiaan untuk Gaza.
- Mengajak masyarakat Aceh dan dunia untuk boikot perusahaan dan seluruh produk yang mendukung penjajahan.
- Mendorong Indonesia tetapkan hari solidaritas nasional untuk Palestina.
- Mengajak seluruh masjid, kampus, dayah, sekolah di Aceh dan Indonesia untuk aktifkan kegiatan edukasi Palestina.
Pada poin tuntutan ke 6 Syauqi mengatakan hari solidaritas terhadap palestina didorong menjadi hari libur nasional.
“Setidaknya ada satu hari rakyat Indonesia untuk kembali mengingat Palestina. Karena merekalah negara yang pertama mengakui kemerdekaan kita,” pungkasnya. []
Reporter: Rauzatul Jannah
Editor: Riska Amelia
