Socolatte Pidie Jaya, Cokelat Lokal Aceh yang Siap Bersaing di Pasar Nasional

Sumberpost.com | Pidie Jaya – Socolatte, sebuah industri olahan cokelat asal Desa Baroh Musa, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, kini menjadi salah satu ikon produk lokal yang mengangkat nama daerah ke tingkat nasional. Berdiri sejak tahun 2003, usaha ini dirintis oleh Irwan Ibrahim, seorang petani kakao yang memiliki visi untuk memberdayakan petani lokal melalui industri hilirisasi kakao.

Irwan memulai usahanya dari skala kecil, memproduksi cokelat dari biji kakao hasil fermentasi mandiri. Kini, Socolatte telah berkembang menjadi produsen cokelat yang tidak hanya menjual cokelat batangan, tetapi juga bubuk cokelat, permen, dan makanan ringan berbasis kakao. Produk-produknya diproses tanpa tambahan lemak sawit, melainkan menggunakan lemak alami dari biji kakao sehingga menghasilkan cokelat yang lebih sehat dan bercita rasa khas.

Lokasi Socolatte yang berada di jalur lintas Banda Aceh–Medan Km 136–137 menjadikannya tempat singgah strategis bagi para pelancong. Di sana, pengunjung dapat menikmati berbagai sajian cokelat panas dan dingin di kafe Socolatte dengan harga yang terjangkau. Kafe ini dirancang dengan nuansa modern namun tetap mempertahankan nilai-nilai lokal, menjadikannya tempat yang nyaman untuk bersantai sambil mencicipi hasil produksi langsung dari pabrik.

Socolatte tak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memiliki dampak besar bagi masyarakat sekitar. Lebih dari 40 orang telah bekerja dalam unit usaha ini, dan puluhan petani kakao di Pidie Jaya menjadi mitra penyedia bahan baku. Irwan juga aktif dalam memberikan pelatihan kepada petani mengenai teknik budidaya dan fermentasi kakao yang baik agar menghasilkan biji dengan mutu ekspor.

Nama “Socolatte” sendiri berasal dari gabungan kata “so” (berarti siapa dalam bahasa Aceh) dan “chocolate” (cokelat), yang dimaknai sebagai “cokelat siapa? Cokelat kita.” Filosofi ini menekankan bahwa produk tersebut lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat, sebagai wujud kebanggaan daerah.Dalam beberapa tahun terakhir, Socolatte mulai menembus pasar yang lebih luas. Pada 2023, mereka membuka gerai resmi di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, sebagai langkah awal menuju ekspansi nasional. Melalui pemasaran digital dan kerja sama dengan berbagai platform online, produk Socolatte kini bisa diakses oleh konsumen di luar Aceh, bahkan direncanakan akan diekspor ke Malaysia dan negara tetangga lainnya.

Socolatte menjadi bukti nyata bahwa produk lokal dari desa mampu tumbuh, berkembang, dan bersaing secara nasional dengan kualitas yang tidak kalah dari produk luar. Usaha ini tidak hanya memperkuat ekonomi desa, tetapi juga membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan muda Aceh untuk mencintai dan mengembangkan potensi daerah sendiri. []

Reporter: Zulfan Arifin

Editor: Riska Amelia