Tolak Pendirian Batalyon Baru di Aceh, Presma UIN Ar Raniry Orasi di Jakarta
Sumberpost.com | Banda Aceh – Teuka Raja Aulia Habibie, Presiden mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry 2025 lakukan orasi di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat (28/07/2025), unjuk rasa penolakan pendirian batalyon baru di Aceh ini dilakukan dalam demo bertajuk Indonesia (C)emas yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Dalam sebuah video unggahan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry di instagram, Habibi mengungkapkan rasa kecewanya kepada pemerintah Indonesia lantaran memilih menutup telinga terhadap isu yang telah mengundang penolakan dari berbagai pihak di Aceh.
Sebelum akhirnya melakukan orasi di pusat, Habibi telah beberapa kali menyampaikan aspirasi ini lewat aksi unjuk rasa di daerah. Salah satunya, saat demo penolakan penetapan 4 pulau Aceh di Singkil yang dimana salah satu poin tuntutanya ialah menolak pendirian batalyon baru di Aceh.
“Saya yakin bahwasanya pemerintah indonesia itu tuli. Kami sampaikan hari ini kami bukan musuh kalian, kenapa bapak menghadang kami,” ujar Habibi di hadapan aparat. Dilansir dari CNN Indonesia, polisi menerjunkan 1489 aparat ke lokasi demonstrasi.
“Bukan hanya terjadi di Jakarta, bahkan terjadi di seluruh indonesia. bahkan penangkapan,” lanjutnya.
Habibi mengatakan dari sekian banyak orasi pada aksi tersebut mengungkapkan bahwasanya aksi penangkapan juga terjadi di berbagai daerah. Seperti Jogja, Semarang, Jakarta hingga Aceh.
“Bahkan sampai hari ini empat orang teman kita, mahasiswa seperjuangan, masih dalam proses pengadilan untuk di jadikan tersangka. Apakah pemerintah indonesia tidak melihat rakyat,” pekiknya dalam barisan demonstran.
Ia juga menyerukan agar media nasional meliput isu pendirian batalion baru di Aceh.
“Saya minta teman-teman media nasional untuk mengangkat isu ini. bahwasanya di Aceh, hari ini menolak pendirian batalyon baru,” pungkasnya
Reporter: Rauzatul Jannah
Editor: Aininadhirah
