Sound of Nanggroe Vol. 8 Kembali Hadir, Gaungkan Warisan Budaya Gayo di Taman Seni dan Budaya Aceh

Sumberpost.com | Banda Aceh- Memasuki vol.8, Sound of Nanggroe kembali hadir sebagai ruang ekspresi budaya yang menampilkan keberagaman seni tradisional Aceh. Tahun ini, pagelaran ini mengangkat tajuk khusus “2nd Didong Art’s Day”, sebuah perayaan budaya yang ditujukan untuk memperingati dan menghidupkan kembali Hari kesenian Didong, salah satu kekayaan seni lisan masyarakat Gayo. Senin(04/08/2025).

Acara akan digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 20.00 hingga 23.00 WIB, di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh. Panggung akan menjadi titik temu antara warisan leluhur dan semangat muda yang menyala, mengajak publik untuk menyelami filosofi serta irama khas Didong Gayo yang penuh makna.

Didong bukan sekadar seni hiburan. Di balik syair dan tepukan ritmis gepeng yang menjadi ciri khasnya, tersimpan warisan nilai-nilai hidup masyarakat Gayo: kebersamaan, pendidikan moral, kritik sosial, hingga kebijaksanaan lokal. Sebagai seni tutur yang lahir dari akar komunitas, Didong telah memainkan peran penting dalam membentuk karakter budaya dataran tinggi tanoh Gayo sejak masa lalu hingga kini.

Melalui “2nd Didong Art’s Day”, nilai-nilai tersebut dihadirkan kembali oleh generasi muda mahasiswa asal Gayo yang saat ini menempuh pendidikan di Banda Aceh. Mereka membawa seni ini keluar dari ruang-ruang komunitas tradisional ke panggung kota, tanpa kehilangan esensi dan identitas aslinya.

Pagelaran akan menampilkan Group Kesenian Didong Mahasiswa Dataran Tinggi Tanoh Gayo Kota Banda Aceh, yang terdiri atas dua grup utama

Serungke Bujang & Tawar Bengi.

Kedua grup akan menyuguhkan pertunjukan Didong dengan pendekatan yang tetap berakar pada tradisi namun disajikan secara relevan dan komunikatif bagi penonton masa kini. Syair-syair yang dibawakan mengangkat tema sosial, pendidikan, hingga refleksi kehidupan sehari-hari yang dibalut dalam bahasa puitis khas Gayo.

Lebih dari sekadar pertunjukan, kehadiran mereka menjadi bentuk nyata keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan seni tradisional, sekaligus mengembangkannya menjadi medium komunikasi lintas generasi.

Sound of Nanggroe Vol. 8 merupakan salah satu kegiatan seni rutin yang mendorong keterlibatan aktif komunitas seni dan budaya di Aceh. Program ini menjadi platform inklusif untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal dalam format pertunjukan publik yang mudah diakses, edukatif, dan menghibur.

Event Colective ini, juga didukung dari berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap pelestarian seni budaya:

-Majelis Seniman Aceh
-UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh
-HP3MAT (Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah)
-The Gayo Institute
-Komunitas Seniman Muda Aceh (KOSMA)
-ICMI Orda Banda Aceh
-PT Ulee Kareng Inti Rasa,
-Harian Rakyat Aceh
-Twins Coffee Car
-FAM Soundsystem

Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antar komunitas yang bertujuan membangun ruang kreatif, memperluas ekosistem seni budaya Aceh, serta memperkuat koneksi antara pelaku budaya, masyarakat, dan institusi.

Masyarakat Aceh, mahasiswa, komunitas seni, dan seluruh pecinta budaya diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari malam peringatan Hari Didong. Mari rayakan seni tradisi Gayo yang kaya, hidup, dan menginspirasi.[Rel]