Delegasi Sumberpost Ikuti PJTLN Pramana Krida Suara USU
Sumberpost.com | Banda Aceh — Riska Amelia, anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sumberpost Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, menjadi satu-satunya delegasi yang mewakili Sumberpost pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) di Mess USU Berastagi, Sumatera Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara USU dengan tema Sanubari dalam Tinta, Jurnalisme Berjiwa Menyentuh Realita.
Kegiatan ini berlangsung pada 5-7 Agustus 2025. Riska mengatakan, tema tersebut mendorong peserta untuk menulis karya jurnalistik yang membangkitkan empati pembaca.
“Tulisan tidak hanya berfokus pada straight news, tetapi juga feature yang menyentuh sisi kemanusiaan. Lewat tulisan, kita bisa menyuarakan aspirasi mereka yang jarang terdengar,” ujarnya.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang dibagikan di grup Sumberpost. Syaratnya meliputi pengisian identitas, pengiriman karya feature humanis sepanjang 1.200–1.500 kata, mengikuti akun media sosial penyelenggara, serta membayar biaya pendaftaran Rp400.000 yang mencakup penginapan, konsumsi, dan kebutuhan selama pelatihan.
Rangkaian acara dimulai dengan perjalanan dari Universitas Sumatra Utara (USU) Medan menuju Berastagi. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, dua sesi materi, dan malam budaya yang menampilkan tari kontemporer-tradisional, paduan suara lagu daerah, serta sesi keakraban. Hari kedua diisi materi ketiga tentang perencanaan liputan dan praktik liputan di Pasar Buah Berastagi serta Taman Lumbini.
PJTLN Suara USU 2025 diikuti oleh peserta dari berbagai LPM, mulai dari LPM Mata Lensa Universitas Muhammadiyah Aceh, LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang, LPM Dinamika UIN Sumatera Utara, dan LPM Suara USU selaku tuan rumah.
Riska berharap ilmu yang Ia terima dapat diterapkan di Sumberpost.
“Terus belajar, rajin liputan, dan peka terhadap isu sekitar. Banyak sisi kemanusiaan yang jarang tersorot, padahal berdampak bagi banyak orang. Jangan takut bersuara, selama itu kebenaran, kita tidak akan goyah,” pesannya.
Usai penutupan, peserta luar daerah juga mengikuti mini trip keliling Kota Medan, mulai dari mengunjungi Rumah Tjong A Fie yang sekarang dijadikan Museum dan Pos Bloc Kota Medan.[]
Reporter : Faiza Humaira
Editor : Aininadhirah
