Ketua Umum HIMA-TI UIN Ar-Raniry Dapat Intimidasi Usai Unggah Flyer Kritik Polisi
Sumberpost.com | Banda Aceh – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMA-TI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Muhammad Agil, mengaku mendapat intimidasi dari sejumlah akun usai mengunggah sebuah Poster di akun resmi Himpunan teknologi informasi. Postingan tersebut memuat narasi #mereka membunuh rakyat yang merujuk pada peristiwa ojol yang meninggal dunia akibat dilandasi rantis, Jumat (29/08/2025).
Intimidasi tersebut datang melalui pesan langsung direct message (DM) Instagram hingga meluas ke nomor pribadi Agil.
Agil menganggap pesan-pesan yang ia terima mengarah pada ancaman dan tekanan agar unggahan tersebut dihapus. Ia menilai tindakan itu sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi mahasiswa.
“Sebagai mahasiswa, kami punya hak untuk menyampaikan kritik. Kalau kritik dibalas dengan intimidasi, ini ancaman bagi demokrasi,” ujar Agil.
Menanggapi hal ini, sejumlah pengurus HIMA-TI menyatakan dukungan penuh kepada ketua umum mereka. Mereka juga menyerukan agar aparat kepolisian bersikap profesional dalam menghadapi kritik publik.
Sumberpost.com telah berupaya menghubungi pihak kepolisian Daerah (Polda) Aceh untuk mengkonfirmasi hal yang menimpa Agil.
Staf Humas Polda, Bripka Jabbar segera merespon hal ini dan meminta waktu untuk mencari informasi terkait ini.
“Boleh kami minta waktu untuk cari info dulu,” tulisnya melalui pesan.
Namun, hingga berita ini diposting, belum ada keterangan resmi dari Polda Aceh terkait kasus intimidasi yang diterima oleh Agil.[]
Reporter : Rauzatul Jannah
Editor : Alya Ulfa
