Air Kelapa Jadi Primadona Minuman Berbuka di Banda Aceh
Sumberpost.com | Banda Aceh – Menjelang waktu berbuka puasa, lapak penjual air kelapa di setiap sudut Kota Banda Aceh mulai dipadati pembeli. Minuman alami yang dikenal menyegarkan ini kembali menjadi primadona saat Ramadan, terutama karena kandungan elektrolit dan ion yang dipercaya mampu mengembalikan cairan tubuh setelah seharian berpuasa. Selasa, (03/03/2026).
Air kelapa memang kerap dipilih sebagai menu berbuka karena sifatnya yang ringan, tidak terlalu manis, serta memberi efek segar secara cepat. Peningkatan minat tersebut turut dirasakan Siddiq, pelaku usaha air kelapa yang berjualan di Cahaya Buah bersama para rekan kerjanya. Ia mengaku penjualannya meningkat signifikan selama Ramadan.
“Dalam bulan puasa Alhamdulillah pembeli air kelapa lebih banyak dibanding hari biasa. Kalau hari biasa 60–70 buah kelapa, bulan puasa sekitar 100 lebih ada,” ujarnya.
Seusai waktu Asar, pembeli mulai berdatangan ke lapak Cahaya Buah. Tumpukan kelapa muda terlihat tersusun di depan tempat jualannya. Siddiq beserta teman-temannya tampak sigap membelah kelapa satu per satu dan melayani pelanggan dengan ramah untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan menjelang azan magrib.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat tidak lepas dari kandungan alami air kelapa yang baik untuk tubuh saat berpuasa.
“Seperti yang kita tahu ya, air kelapa itu mengandung ion yang bisa membantu mengembalikan cairan tubuh setelah puasa, setelah mengonsumsi air kelapa pasti badan lebih segar,” ucap Siddiq.
Tak hanya dikenal sebagai penyegar tubuh dan pengganti ion dan elektrolit, kelapa muda juga kaya khasiat lainnya.
“Manfaatnya juga banyak, bagi yang ingin awet muda konsumsi air kelapa ini solusi nyaa, tidak hanya itu manfaat lain, air kelapa baik untuk pencernaan, jantung, maupun untuk kesehatan wajah dan kulit. Jadi wajar saja kalau air kelapa menjadi minuman primadona dibulan puasa,” pungkasnya.
Mayoritas pembeli memilih air kelapa original tanpa campuran. Meski demikian, Siddiq tetap menyediakan berbagai pilihan tambahan sesuai selera pelanggan.
“Untuk kelapa sendiri pembeli banyak beli yang original ya, tapi kami juga menyediakan banyak pilihan. Pembeli boleh tambah sirup, gula, es bahkan jeruk nipis juga ada. Itu kembali lagi kepada kesukaan pembeli,” ungkapnya.
Meski memiliki banyak manfaat, Siddiq tetap mengingatkan agar konsumsi dilakukan secara bijak.
“Semua itu baik asal tidak dikonsumsi berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik,” tutupnya.
Meningkatnya permintaan selama Ramadan menunjukkan bahwa minuman alami seperti air kelapa masih menjadi pilihan utama masyarakat sebagai pelepas dahaga saat berbuka puasa. []
Reporter: Nurul Azkia
Editor: Riska Amelia
