Kegiatan kebersamaan dengan anak yatim di Rumah Amal Qolbun Salim. (dok/Ist)

Bertema Harmoni Ramadhan, KAMMI Banda Aceh Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

Sumberpost.com | Banda Aceh – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banda Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim piatu di Rumah Amal Qolbun Salim, Desa Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.30 hingga 19.30 WIB ini mengusung tema “Harmoni Ramadhan: Menguatkan Kebersamaan, Meraih Berkah.” Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Ketua Umum KAMMI Banda Aceh, Ariska, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi santunan, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan kebahagiaan bagi anak-anak di Rumah Amal Qolbun Salim.

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan serta menghadirkan kebersamaan dengan adik-adik di sini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, paket santunan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah anak-anak serta para pengasuh yang berada di rumah amal tersebut. Pemilihan Rumah Amal Qolbun Salim sebagai lokasi kegiatan juga mempertimbangkan kondisi tempat yang dinilai tepat untuk kegiatan sosial serta mudah dijangkau oleh panitia.

“Melalui kegiatan santunan ini, kami berharap dapat sedikit membantu serta memberikan kebahagiaan kepada mereka yang menerima, apalagi di momentum Ramadan yang identik dengan berbagi dan memperbanyak amal,” ujar Ariska lagi.

Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas kebersamaan bersama anak-anak, seperti permainan dan interaksi santai sebelum dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Suasana hangat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai. Sambutan ramah dari pengurus Rumah Amal Qolbun Salim juga menjadi salah satu kesan mendalam bagi para panitia.

Reporter : Nurul Azkia

Editor : Miftahul Jannah