Gelar Muscab IV, SAPMA Pemuda Pancasila Banda Aceh Bersiap Pilih Ketua Baru Menuju Generasi Emas

​Sumberpost.com | Banda Aceh – Satuan Pelajar Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV yang dipusatkan di Gedung SAPMA, kompleks Kantor Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Banda Aceh ​Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB pagi ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala (USK), serta kalangan pelajar di Banda Aceh. pada Sabtu (04/07/2026).

Forum ini bertujuan utama untuk memilih nakhoda baru untuk masa bakti tiga tahun ke depan, sekaligus merumuskan program rencana awal kepengurusan serta membahas aliansi-aliansi yang sudah ada di SAPMA sebelumnya. Rangkaian agenda musyawarah sendiri diawali dengan pembacaan tata tertib persidangan dan pembahasan AD/ART, sebelum akhirnya memasuki proses menuju pemilihan ketua secara aklamasi setelah jeda Istirahat, Salat, dan Makan (Ishoma).


​Ketua Pengurus Wilayah (PW) SAPMA PP Aceh, T. Maury Darwin, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara organisasi induk dan kader muda dalam menjaga roda
organisasi.

​”Kolaborasi antara PP dan SAPMA sangat penting karena pemikiran anak remaja masih kritis dan tajam, namun biasanya saat pengambilan keputusan itu gegabah,” ujar Maury. Ia juga mengenang rekam jejak SAPMA yang lahir di masa konflik Aceh dan sempat vakum, meskipun pernah menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. “SAPMA ini pernah diketuai oleh kader yang berasal dari Fakultas Teknik USK dan sempat menyabet Juara 2 Nasional kategori organisasi UKP. Dulu anggotanya bahkan sampai 300 orang lebih,” ujarnya.

​Senada dengan itu, Ketua MPW PP Aceh, Teuku Ikhsanul Idris, turut menegaskan bahwa setelah rampungnya agenda Muscab ini, sebuah pergerakan besar sudah menanti di depan mata untuk menyongsong masa depan organisasi.

“Kita akan langsung membahas program rencana awal kepengurusan, dan dalam waktu dekat akan ada kegiatan di Puswil tanggal 18 Juli yang merupakan kegiatan terbesar kita nanti,” ungkapnya.

​Di sisi lain, Ketua Mandataris sekaligus Calon Ketua SAPMA PP Banda Aceh yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USK, mengaku merasa terpanggil untuk memimpin karena melihat organisasi ini sebagai salah satu wadah terbaik bagi anak muda. Meskipun belum mengantongi SK definitif dan ini merupakan pengalaman pertamanya mencalonkan diri sebagai ketua. Ia sudah aktif di internal kampus sebagai Sekretaris Bidang Economy Automotive Club (EOC) FEB USK, serta Kabid Lingkungan Hidup di BEM FEB USK.

Terkait langkah ke depan, ia menjelaskan bahwa program kerja baru akan digodok di dalam forum Muscab ini karena organisasi baru terbentuk kembali. Ia juga meluruskan status SAPMA sebagai OKP yang fleksibel namun tetap menjaga independensi organisasi.

“Jika ada anggota yang tidak aktif, maka akan tetap dianggap aktif. Namun, di organisasi ada yang namanya estafet kepemimpinan. Kedepannya, anggota yang dinilai tidak berkompeten mungkin akan di-reshuffle. Kader SAPMA boleh masuk organisasi lain, kecuali organisasi profesi atau keagamaan. Sedangkan organisasi di kampus itu tidak berpengaruh karena ini khusus ke eksternal,” jelasnya.

​Melalui momentum Muscab IV ini, ia berharap kepengurusan baru yang terpilih nanti dapat membawa dampak positif bagi pembangunan kepemudaan di Serambi Mekkah.

“Semoga anak-anak muda di Aceh, khususnya Banda Aceh, memiliki intelektual yang tinggi agar kita bisa mewujudkan SDM-SDM yang cerdas untuk generasi emas ke depan,” pungkasnya. []

Reporter: Ayulizza

Editor: Miftahul Jannah