Mahasiswa Prodi PMI UIN Ar-Raniry Resmi Mulai Program Magang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh
Sumberpost.com | Banda Aceh – Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, resmi memulai kegiatan magang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh. Kedua mahasiswa tersebut yaitu Rizki Muliawan dan Ahmad Yani, dari Kelompok Pusaka Gampong dan akan menjalani masa magang selama 45 hari. Rabu, (05/08/2026).
Sebagai bagian dari tahapan administrasi dan penjajakan kerja sama kelembagaan, pada 27 Juli 2026 lalu kedua mahasiswa mengantarkan langsung surat permohonan magang ke kantor DPMG Aceh. Penyerahan surat tersebut turut didampingi oleh dosen Prodi PMI, Hendra Cipta. Dalam sambutannya, ia berharap Bapak/Ibu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh dapat memberikan arahan, bimbingan, serta masukan kepada mahasiswa kami selama menjalankan magang.
“Kami menyadari bahwa pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh para pembimbing di instansi ini akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi perkembangan kompetensi mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun profesional. Mahasiswa kami mengikuti program magang ini sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan memperkuat kompetensi akademik melalui pengalaman lapangan. Kami berharap mereka memperoleh pendampingan yang optimal sehingga dapat memahami secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat. Kami percaya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh akan memberikan arahan dan pembinaan yang baik,” Ujarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan magang, Selasa (4/8/2026), mahasiswa diterima dengan hangat oleh Misriani, selaku perwakilan DPMG Aceh. Suasana penyambutan berlangsung penuh kekeluargaan dan keramahan, meninggalkan kesan positif bagi mahasiswa yang akan menjalankan aktivitas magangnya di lingkungan instansi tersebut.
Misriani juga menyampaikan sejumlah harapan agar selama masa magang berlangsung, mahasiswa dapat mematuhi seluruh peraturan, tata tertib, dan etika kerja yang berlaku di lingkungan DPMG Aceh. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menjaga sikap profesional dan menjunjung tinggi kedisiplinan, memiliki rasa tanggung jawab penuh dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan, serta mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh pegawai di lingkungan dinas. Ia juga menyampaikan jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi dengan para pegawai.
“Kami berharap kegiatan magang ini tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja dan mengabdi kepada masyarakat di masa mendatang,” pungkasnya.
Pelaksanaan program magang ini juga diharapkan dapat mempererat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Kolaborasi semacam ini menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk mendukung terwujudnya pembangunan gampong yang mandiri, maju, dan berkelanjutan di Provinsi Aceh. [Rel]
