HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

Sumberpost.com|Banda Aceh – Mahasiswa Program Studi (HMPS) Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, sukses menggelar Webinar Nasional Public Speaking bertema “Speak to Impact: Public Speaking sebagai Senjata Utama Personal Branding di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin (27/7/2026).

Webinar ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS) HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Dosi Elfian, S.HI., CPS, selaku Founder Dosielfian Smart Speaking, sebagai pemateri.Meski digelar secara daring, antusiasme peserta terhadap webinar ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 105 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan latar belakang beragam mulai dari mahasiswa, guru, pelajar, santri, hingga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan bahwa public speaking dan personal branding di era digital menjadi kebutuhan penting bagi berbagai kalangan.

Ketua Panitia, Suci Ananda, menjelaskan bahwa webinar ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan public speaking yang mumpuni sebagai modal utama dalam membangun personal branding di era digital. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya penting bagi mahasiswa, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin tampil percaya diri dan berpengaruh di ruang publik maupun dunia digital.

“Kami berharap webinar ini dapat memberikan wawasan baru bagi peserta, khususnya dalam mengasah kemampuan public speaking sekaligus membangun personal branding yang kuat di tengah arus digitalisasi saat ini,” ujar Suci.

Suci menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi HMPS Kesejahteraan Sosial dalam menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai kalangan, tidak terbatas pada lingkungan kampus semata.Senada dengan hal tersebut, Ketua HMPS Kesejahteraan Sosial, M. Rizwan, menilai webinar ini sebagai langkah strategis untuk mendorong generasi muda agar tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu menyuarakan gagasannya dengan percaya diri di ruang publik.

“Melalui webinar ini, kami ingin peserta memahami bahwa kemampuan public speaking menjadi nilai tambah yang membedakan seseorang dari yang lain di era digital. Kami berharap peserta tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga keberanian untuk tampil,” tutur Rizwan.

Rizwan berharap, webinar ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen HMPS Kesejahteraan Sosial dalam mencetak kader yang unggul dan berdaya saing di era digital.Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial, Teuku Zulyadi, M.Kesos., Ph.D., turut mengapresiasi terselenggaranya webinar ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di luar bidang akademik.

“Kegiatan seperti ini sejalan dengan visi program studi, yaitu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri untuk berkiprah di tengah masyarakat,” pungkas Zulyadi.

Zulyadi juga berharap, webinar semacam ini dapat terus dijadikan agenda rutin sebagai wadah pengembangan soft skill mahasiswa, khususnya di Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Banda Aceh.Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif.

Peserta berkesempatan membahas berbagai tantangan dalam public speaking, mulai dari rasa gugup hingga cara membangun kepercayaan diri saat tampil di depan umum maupun di ruang digital.

Melalui kegiatan tersebut, HMPS Kesejahteraan Sosial berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan public speaking dan personal branding generasi muda di era digital. Webinar ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi peserta untuk tampil lebih percaya diri, baik di lingkungan akademik, dunia kerja, maupun ruang digital yang semakin kompetitif.

Ke depan, HMPS Kesejahteraan Sosial berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat luas. [Rel]