Empat Rival Mundur, Darys Waldani Melaju Jadi Calon Tunggal Ketua DEMA-U
Sumberpost.com | Banda Aceh – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Darys Waldani, dipastikan melangkah sebagai calon tunggal Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Kepastian ini didapat setelah Darys dinyatakan lulus tahap pemberkasan dan serangkaian tes kelayakan calon pemimpin mahasiswa. Jum’at, (08/05/2026).
Darys mengungkapkan bahwa dalam pesta demokrasi kampus kali ini, proses pemberkasan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Para kandidat harus melalui berbagai tahapan tes yang ketat, mulai dari tes membaca Al-Qur’an, pemahaman rukun dua khutbah, hingga tes kemampuan bahasa asing. Terkait posisinya sebagai calon tunggal, Darys menjelaskan bahwa pada awalnya ada kandidat lain yang ingin maju.
“Sebelumnya ada empat calon yang mendeklarasikan diri sebagai calon presma, tapi terkendala karena waktu yang cukup lama karena bencana. Empat bakal calon yang sempat mencoba mendeklarasikan diri itu ada beberapa kendala sehingga mengundurkan diri dari pesta demokrasi,” ungkapnya saat diwawancarai pada Rabu, (06/05/2026).
Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Manajemen Dakwah ini menyebutkan, tekadnya maju sebagai calon Ketua DEMA-U didorong oleh keinginan kuat untuk menghadirkan organisasi yang lebih responsif.
“Saya mencalonkan diri karena ingin menghadirkan organisasi yang responsif terhadap aspirasi mahasiswa, sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Darys membawa visi menjadikan DEMA UIN Ar-Raniry sebagai pusat gerakan mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Ia mencanangkan berbagai program prioritas, mulai dari digitalisasi layanan aspirasi mahasiswa melalui platform terpadu, advokasi beasiswa dan isu kesejahteraan, hingga dukungan terhadap kewirausahaan dan riset pengembangan skill digital.
Langkah Darys menuju kursi kepemimpinan ini diakuinya mendapat dukungan dari orang tua, keluarga, serta dorongan dari rekan-rekan mahasiswa. Ia menyebutkan ada harapan akan perubahan yang disuarakan oleh mahasiswa dari berbagai fakultas, sehingga memotivasinya untuk tetap maju.
Sebagai sosok yang juga pernah memimpin paguyuban Ikatan Pemuda Mahasiswa Samatiga, Darys meyakini rekam jejak organisasinya menjadi modal penting untuk memimpin DEMA-U.
“Saya memiliki komitmen yang jelas, kemampuan komunikasi yang baik, serta pengalaman dalam organisasi yang membuat saya paham kebutuhan mahasiswa. Saya membawa visi yang konkret dan berorientasi pada solusi,” tegasnya.
Apabila kelak resmi dilantik, Darys berharap seluruh elemen kelembagaan kampus dapat menghilangkan sekat-sekat sektoral dan membangun sinergi yang kokoh.
“Harapan saya, DEMA, SEMA, ORMAWA, serta UKM/UKK di UIN Ar-Raniry dapat semakin solid, kolaboratif, dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Saya ingin semua elemen mahasiswa bergerak bersama, saling menguatkan, dan fokus pada program yang berdampak nyata,” pungkasnya. []
Reporter: Nurul Azkia
Editor: Riska Amelia
