English Psychology Club UIN Ar-Raniry Gelar English Talk Bersama Awardee LPDP

Sumberpost.com | Banda Aceh – English Psychology Club Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh sukses menyelenggarakan acara English Talk mengusung tema “Inspiring Talk: Study Abroad Journey”, kegiatan ini menjadi wadah berharga bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di luar negeri, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen Program Studi Psikologi, Harri Santoso, S. Psi., M.Ed sebagai upaya mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan global serta meningkatkan skill berbahasa Inggris dan kesiapan dalam melanjutkan studi ke luar negeri.

Acara tersebut menghadirkan Fatimah Zuhra, S.Psi., M.Sc. Ia merupakan salah satu penerima beasiswa bergengsi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan baru saja menyelesaikan studi masternya (MSc) di bidang Clinical Psychology dari University of Exeter, Inggris, pada bulan September 2025.

Dalam pemaparannya, Fatimah Zuhra membagikan berbagai wawasan dan pengalaman akademik hingga adaptasi budaya yang ia lalui selama menjalani masa studi di Inggris. Ia juga menjelaskan aspek pertumbuhan personal (personal growth) serta berbagai tantangan yang dihadapinya sebagai mahasiswa internasional.

Lebih lanjut, para peserta yang hadir mendapatkan informasi penting, di antaranya adalah tips dan strategi untuk mempersiapkan seleksi beasiswa LPDP yang dikenal sangat kompetitif.

Pada kesempatan tersebut, ia juga membagikan pesannya kepada peserta yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Inggris (UK).

“Persiapkan diri dan mencari tahu semua informasi terkait dari jauh-jauh hari. Prepare minimal setahun sebelum keberangkatan agar culture shock bisa berkurang. Setibanya di sana, jangan berlarut-larut dalam fase adaptasi, jangan lebih dari empat bulan karena waktu teman-teman nantinya tahu-tahu sudah selesai. Go for it, jangan ragu mendaftar volunteering, summer camp, atau konferensi untuk mencari pengalaman baru. Jangan sampai waktu habis hanya karena culture shock, sehingga saat pulang ke Indonesia tidak merasa ada pengalaman yang terlewatkan,” pesannya. []

Reporter Nora Hasrita

Editor: Miftahul Jannah