UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry Gelar FGD dan Mentoring Persiapan ATSC Keempat
Sumberpost.com|Banda Aceh – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Coaching, dan Mentoring dalam rangka persiapan Ajang Tapak Suci Championship (ATSC) yang keempat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Aula Rektorat UIN Ar-Raniry.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh pembina UKM Tapak Suci Banda Aceh, Dr. Indy Karim Matinara, MH Kader Utama, segenap dimensioner, kader, pemateri, serta seluruh panitia dan peserta.
Ketua Panitia Reihan Maulana dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan secara matang seluruh panitia dalam menyukseskan ATSIC yang keempat.
Melalui kegiatan ini, seluruh panitia diharapkan memiliki pemahaman yang baik mengenai tugas, tanggung jawab, koordinasi, serta mekanisme kerja dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengadakan ini untuk mempersiapkan secara matang turnamen yang keempat,” ujar Reihan
Kegiatan diisi dengan FGD dan mentoring yang memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, mengevaluasi, serta mendapatkan arahan dan pengalaman dari para pemateri.
Kegiatan ini juga menjadi forum untuk membangun kepanitiaan yang solid, profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.Ketua Umum UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry, Syahriah SH, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ATSC telah berlangsung sejak periode kepengurusan sebelumnya dan menunjukkan peningkatan kepesertaan dari tahun ke tahun.
Ia berharap kegiatan persiapan ini tidak hanya dilakukan pada kepengurusan saat ini, tetapi juga berlanjut di masa mendatang.
“Targetnya pastinya sukses dan berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Pembina UKM Tapak Suci UIN Ar-Ranirry Banda Aceh, Dr. Indy Karim Matinara MH, menekankan bahwa keberhasilan ATSC ke depan sangat bergantung pada soliditas dan kekompakan seluruh panitia.
“Berhasil tidak berhasilnya kegiatan ATSC ke depan ini sangat bergantung pada soliditas teman-teman, pada kekompakan teman-teman. Bukan pada saya, bukan pada Syahrial. Kompak tidak? Kalau kompak insyaallah jadi,” tegasnya.
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam sambutan adalah bahwa ATSC selama ini diselenggarakan tanpa modal material yang besar, melainkan dengan niat tulus dan semangat kebersamaan.
Inventaris seperti matras yang saat ini digunakan merupakan hasil dari pengelolaan dana kegiatan ATSC sebelumnya, bukan berasal dari anggaran kampus.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini, termasuk pembina, demisioner, kader, pemateri, mentor, peserta, dan seluruh panitia yang telah berkontribusi.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh ilmu, pengalaman, dan hasil diskusi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas masing-masing panitia untuk menyukseskan ATSC yang keempat. []
Editor: Miftahul Jannah
