Ini Dia Profil Singkat 4 Guru Besar Bakal Calon Rektor Uin Ar-Raniry 2026-2030
Sumberpost.com | Banda Aceh – Empat guru besar telah mendaftar diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry untuk periode 2026-2030 setelah masa pendaftaran ditutup pada Rabu (1/4/2026).
Prof H Muhammad Siddiq Armia PhD adalah yang pertama mendaftar pada Senin (16/3/2026), diikuti oleh Prof Dr Saifullah MAg pada Jumat (27/3/2026), Prof Dr Inayatillah MAg pada Senin (30/3/2026),dan calon petahana Prof Dr Mujiburrahman MAg pada Selasa (31/3/2026).
“Benar, hingga hari terakhir yang mendaftar hanya empat calon,” ujar Sekretaris Panitia Penjaringan, Hilm, dikutip dari serambi indonesia.
Tahap berikutnya meliputi verifikasi administrasi pada 2-9 April 2026, perbaikan dokumen pada 10-15 April, penetapan bakal calon pada 16 April, dan pengumpulan dokumen kepada Rektor untuk diserahkan ke Senat kampus.
Profil singkat Bakal calon
1.Prof H Muhammad Siddiq Armia PhD: Lahir di Takengon, Aceh Tengah 1977.
Profesor Hukum Tata Negara, Alumnus S3 Anglia Ruskin University, Inggris. Lulusan Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry, S2 Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dan doktor Comparative Constitutional Law. Lulus Program Pendidikan Reguler Angkatan PPRA Lemhannas RI Angkatan 67 (2024). Masuk dalam 2 Persen teratas ilmuwan di seluruh dunia 2025, dan juga aktif sebagai penulis dan reviewer jurnal internasional serta terlibat dalam kegiatan British Council UK.
2. Prof Dr Saifullah MAg: Lahir di Leupe, Aceh Jaya 1972.
Professor Pendidikan Islam, alumnus S1 Pendidikan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry, ia melanjutkan pendidikan S2 dan S3 nya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2013).
Ia pernah menjabat sebagai sebagai wakil rektor III UIN Ar-Raniry (2018-2025),Kepala Pusat Penelitian (2017-2018), Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) (2014-2017), Ketua Prodi Pendidikan Fisika (2013-2014), Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Abulyatama (2006-2010).
3.Prof Dr Inayatillah MAg :Lahir di Banda Aceh, 1973.
Pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh (2019-2023), Inayatillah juga berasal dari lingkungan keluarga yang dekat dengan pemerintahan, ayahnya pernah menjabat sebagai bupati Aceh Barat (1967- 1972) dan pembantu Gubernur Ibrahim Hasan.
Ia menyelesaikan S1 Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry, S2 Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, dan S3 University Malaya Malaysia.
4.Prof Dr Mujiburrahman MAg :
Lahir di Lambirah, Aceh Besar 197.
Ia menempuh pendidikan tinggi di bidang pendidikan islam dan meraih gelar doktor di Universitas Utara Malaysia (2020).
Sebelumnya ia telah menyelesaikan pendidikan tingginya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan IAIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Pernah menjabat sebagai wakil dekan Fakultas Tarbiyah dan keguruan (2014-2018), menjadi wakil kepala penelitian, dan menjadi Rektor UIN Ar-Raniry (2022-2026).
Kepemimpinan prof dr Mujiburrahman, UIN Ar-Raniry meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) per Oktober 2023, publikasi ilmiah juga naik, UIN Ar-Raniry juga meraih peringkat kedua nasional dalam bidang hukum, peringkat ke 30 di asia dan
peringkat ke 131 di dunia.
Kemudian meraih peringkat ke-14 dunia bidang religious studies, peringkat satu di Indonesia dan posisi 13 di Asia bidang Antropologi. []
Reporter: Anda Fathin Nadin
Editor: Miftahul Jannah
