Amanah yang Terbayar Lunas: Maulidan Nasir Nasution dan Himpunan Hukum Pidana Islam Sukses Gelar HIMAPI Goes To School
Sumberpost.com | Banda Aceh – Amanah adalah beban yang hanya bisa dibayar dengan kerja nyata. Maulidan Nasir Nasution bersama seluruh jajaran panitia Himpunan Mahasiswa Hukum Pidana Islam (HIMAPI) Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh membuktikan bahwa mereka mampu membayar amanah itu dengan lunas. HIMAPI Goes to School, program kerja perdana himpunan yang digelar di SMA Negeri 1 Lembah Seulawah, resmi terlaksana dengan sukses. Maulidan Nasir Nasution mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Panitia, didampingi Wiska Salsabila selaku Wakil Ketua Panitia. Jumat, (12/06/2026)
Program kolaborasi Divisi Humas dan PSDM ini mendapat kepercayaan penuh dari institusi. Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam, Kepala Subbagian Fakultas Syariah dan Hukum, dan Wakil Dekan III FSH UIN Ar-Raniry telah memberikan persetujuan resmi yang menjadi pijakan kuat bagi terlaksananya kegiatan ini. Kepercayaan yang diberikan oleh ketiga unsur pimpinan tersebut adalah amanah tersendiri yang dijawab HIMAPI dengan bukti, bukan sekadar janji.
Kegiatan berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir. Pengurus HIMAPI Periode 2026–2027 hadir penuh di belakang kegiatan ini, dipimpin oleh Ampon Muqtadir selaku Ketua Himpunan dan Atika Nabila selaku Wakil Ketua Umum. Keutuhan dukungan dari pimpinan himpunan, ditambah dengan kerja keras panitia pelaksana yang tidak pernah setengah-setengah, menjadikan hari itu sebagai salah satu hari terbaik dalam perjalanan HIMAPI.
“Kami diberikan amanah dan kami berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengecewakan siapapun yang telah mempercayai kami. Alhamdulillah, amanah itu terbayar hari ini. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan hati,” ucap Maulidan Nasir Nasution dengan penuh rasa syukur.
Amanah HIMAPI Goes to School telah terbayar lunas. Kini tugas HIMAPI adalah memastikan bahwa pembayaran itu tidak berhenti di sini, bahwa semangat yang terbakar pada hari itu terus menyala dan mendorong himpunan untuk menghadirkan program-program yang lebih besar, lebih luas, dan lebih bermakna bagi masyarakat di masa yang akan datang. [Rel]
