IWPG Soroti Peran Strategis Perempuan Aceh dalam Membangun Perdamaian dan Kawal DPCW
Sumberpost.com | Banda Aceh – Balai kewanitaan Dharma Wanita Provinsi Aceh mengadakan kegiatan panel diskusi yang mengangkat tema tentang
” Women Shaping the Future: Membentuk solidaritas perempuan untuk mengawal DPCW dan pendidikan perdamaian”, di gedung
Dharma wanita provinsi aceh pada Jumat (19/06/2026).
Pada kegiatan ini menghadirkan ketua IWPG (Internasional Women Peace’s Group) Indonesia yaitu Ana Milana Puspita Sari dan juga di bersamasai 29 lembaga
kewanitaan dan anak yang berada di kota Banda Aceh tak hanya para anggota lembaga, mahasiswa dari berbagai kampus seperti UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala, Ubbudiyah dan beberapa kampus lainnya juga ikut berpartisipasi.
IWPG ( Internasional Women Peace’s Group) merupakan sebuah organisasi non pemerintah yang di bentuk untuk perdamaian internasional kaum perempuan yang telah terdaftar di Dewan Ekonomi dan Sosial PBB ( UN ECOSOC), tujuan utama di bentuk nya organisasi ini untuk mewujudkan perdamaian dunia dan menghentikan segala jenis perang dan konflik global dan melindungi kehidupan anak dan hak- hak perempuan dari dampak buruk konflik bersenjata. keanggotaan IWPG sudah melibatkan 138 negara sejak berdiri pada tahun 2013 di kota Seoul Korea Selatan.
Pada kata sambutan panes diskusi yang di sampaikan oleh Ana Milana Puspita Sari yang merasa sangat bangga dan terhormat bisa hadir di tengah- tengah
para perempuan Aceh yang hebat dan juga tangguh tentu akan menjadi pendidik yang pantang menyerah, perempuan juga berperan sebagai perdamaian dunia dan menjadi pendorong pencegahan peperangan.
”Saya melihat betapa tangguh nya perempuan-perempuan di Aceh ini, saya yang baru sampai di Aceh langsung terkagum melihat perempuan aceh sangat mandiri dan seketika saya merasa tidak ada apa-apa di bandingkan dengan perempuan hebat yang ada di aceh ini” ujar nya.
Sebagai organisasi perempuan dunia, IWPG juga mengawal untuk peresmian DPCW sebagai undang-undang hukum internasional oleh PBB, DPWC (Declaration of Peace and Cessation of War) deklarasi perdamaian dan penghentian perang, draf instrumen hukum internasional yang di rancang untuk merancang menhentikan segala bentuk perang, mencegah konflik bersenjata, dan menjaga perdamaian dunia secara berkelanjutan.
”DPCW ini sedang kami usahakan untuk segera di sah kan oleh PBB dan supaya segala jenis peperangan bisa di cegah dan perdamaian dunia bisa tersebar luas, perdamaian bukan warisan tapi menjadi tanggung jawab yang harus di jaga”, pungkas nya. [Rel]
