UKM Pers DETaK Unsyiah Buka Kelas Intensif

DarussalamUnit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers DETaK Unsyiah  kembali membuka kelas intensif untuk anggota baru gelombang 1 periode 2013-2014, Minggu (31/03/2013). Dwi Febriansyah Putra, ketua Umum UKM Pers DETaK Unsyiah mengatakan, tahun ini sistem perekrutan anggota baru berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, “Tujuannya agar mereka bisa belajar lebih spesifik lagi tentang bidang yang telah mereka pilih,” sebutnya.373648_187690851274326_749121527_n

Tahun ini, kelas intensif dibuka dua kelas, yakni wartawan dan fotografi. “Saat pendaftaran kita membuka lima kelas, fotografi, wartawan, layouter, kartunis, dan web master. Namun banyak dari pendaftar memilih wartawan dan fotografi,” ungkap Dwi.

Di hari pertama ini, kelas intensif diawali dengan kuliah umum kemudian baru dilanjutkan ke pembahasan materi dari tiap-tiap bidang yang dipilih. Kuliah umum dimulai sejak pukul 10.30 WIB hingga 16.00 WIB. Untuk materi pertama mengenai pengenalan jurnalistik dan kode etik, disampaikan oleh Sammy Khalifa, Pimpinan Redaksi (Pimred) DETaK periode 2010-2011, dan untuk materi kedua membahas tentang manajemen organisasi pers oleh Maimun Saleh, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh yang juga alumni dari UKM Pers DETaK Unsyiah.

Ketua Pengkaderan UKM Pers DETaK Unsyiah, Ricky Syahrani menyebutkan, para anggota baru akan dibina usai menjalani kelas intensif selama 1 bulan,kemudian akan di lanjutkan dengan magang tentang peliputan berita seputaran Unsyiah selama 3 bulan. “ Kelas intensif dan Magang tersebut akan menentukan kelulusan mereka sebagai Anggota DETaK”. Di harapkan juga nantinya akan menjadi wartawan dan fotografer yang profesional dan mampu bekerja di media-media lainnya, seperti senior DETaK sekarang ini.[]