Aksi Nyata Komunitas Sahabat Alam di Lhok Mata Ie

Sumberpost.com | Banda Aceh — Komunitas Sahabat Alam berkolaborasi dengan Ikatan Mahasiswa Muslimprenuer Indonesia (IMMI) sukses menggelar kegiatan bertajuk “Datang untuk Menikmati, Pulang dengan Peduli” di kawasan Lhok Mata Ie. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga mahasiswa pada Minggu (19/04/2026)

Kegiatan ini merupakan hasil inisiasi dari Ketua Umum Komunitas Sahabat Alam Muhammad Iqbal bersama Ketua Umum IMMI Wahyu Rahmad Alam sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan di kawasan wisata alam yang semakin ramai dikunjungi, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pengunjung di kawasan Lhok Mata Ie yang belum diiringi dengan kesadaran menjaga lingkungan. Banyaknya sampah plastik, botol minuman, hingga sisa perlengkapan camping yang ditinggalkan pengunjung menjadi perhatian utama komunitas untuk bergerak melakukan aksi nyata.

Melalui kegiatan ini, Sahabat Alam bersama IMMI mengajak masyarakat untuk tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaganya. Aksi bersih-bersih dilakukan sepanjang jalur trekking hingga area pesisir pantai, dengan fokus utama mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan sekitar.

Sebanyak lebih dari 40 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan hingga selesai, meskipun jalur trekking yang ditempuh cukup menantang. Selain aksi bersih lingkungan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi santai bersama dua pegiat lingkungan dari Bandung, yaitu Iman dan Panji, yang memberikan edukasi serta motivasi kepada peserta untuk terus berkontribusi dalam menjaga alam.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan briefing pagi, dilanjutkan trekking sambil melakukan clean-up di sepanjang jalur menuju pantai. Setibanya di lokasi, peserta kembali melanjutkan aksi bersih-bersih di area pesisir. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, makan bersama, serta sesi diskusi yang berlangsung santai namun penuh makna. Suasana semakin hidup dengan adanya sesi hiburan dan kebersamaan, yang membuat kegiatan terasa ringan meskipun cukup menguras tenaga.

Hasil dari kegiatan ini terlihat nyata. Peserta berhasil mengumpulkan belasan kantong sampah berukuran besar yang didominasi oleh botol plastik dan bungkus makanan. Kawasan Lhok Mata Ie pun tampak jauh lebih bersih dan nyaman.

Dalam sesi diskusi, Iman dan Panji menyampaikan pesan yang menginspirasi peserta. Mereka mengucapkan terima kasih atas usaha dan waktu yang telah diberikan peserta sepanjang hari, serta menegaskan bahwa langkah kecil yang dilakukan merupakan bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan. Mereka juga mengajak peserta untuk tidak berhenti sampai di situ, melainkan terus berkontribusi dengan bergabung dan bersama-sama menjaga alam ke depannya.

“Terima kasih buat keringat dan waktunya seharian ini. Langkah kecil teman-teman adalah bukti nyata kalau kita peduli. Jangan cuma sampai di sini, mari gabung dan kita jaga alam ini sama-sama ke depannya.” Ungkapnya

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran dan kebiasaan baru bagi para peserta. Seorang peserta mengungkapkan bahwa ia merasa cukup lelah saat membawa turun sampah, sehingga pengalaman tersebut membuatnya menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan di pantai.

“Wah, ternyata capek juga ya bawa turun sampah begini. Besok-besok nggak berani lagi deh ninggalin bungkus makanan sembarangan di pantai.” Ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, komunitas juga memasang plang himbauan bertuliskan “Jangan tinggalkan sampah di sini” di titik strategis kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para pengunjung untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Ke depan, Komunitas Sahabat Alam berharap semangat kepedulian ini dapat terus menyebar, khususnya di kalangan generasi muda, serta mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi nyata menjaga kelestarian alam. [Rel]