Tim Ekspedisi Patriot UI Tingkatkan Pengolahan Komoditas alam Papua Barat Melalui Bioprospeksi

Sumberpost.com|Banda Aceh – Provinsi Papua merupakan salah satu Provinsi dengan kawasan hutan tropis terbesar di Indonesia yang menyimpan kekayaan hayati, hasil hutan bukan kayu, hasil komoditas alam yang sangat bernilai. Potensi tersebut menjadikan Papua sebagai wilayah strategis untuk pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam yang tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Selain memiliki potensi mineral dan sumber daya alam lainnya, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor potensial bagi pembangunan ekonomi daerah.

Khususnya di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi di Indonesia. memiliki bentang alam berupa hutan dataran rendah, hutan pegunungan, hutan mangrove, serta kawasan konservasi wilayah pesisir yang menjadi bagian dari lanskap Papua Barat.

Pada Kamis (06/08/2026) Secara resmi Tim Ekspedisi Patriot UI telah terjun melaksanakan riset dan pemetaan di kampung Werianggi–Werabur Kabupaten Teluk Wondama selama empat bulan.

Sejak Agustus hingga Desember. Tim yang terdiri atas dosen, Professor, dan alumni melakukan kajian terhadap potensi sumber daya alam masyarakat. Hasil penelitian menjadi acuan dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang inklusif, produktif dan berkelanjutan.

Dalam mendukung upaya tersebut, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kegiatan penelitian, pengabdian dan pemetaan di sejumlah kawasan transmigrasi khususnya di wilayah di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Teluk Wondama.

Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi yang bertujuan mengidentifikasi potensi ekonomi lokal, kondisi sosial masyarakat, serta peluang pengembangan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam.

Tri Wahyuni, S.Farm.,M.Biomed.,Ph.D, selaku Ketua Tim TEP UI mengungkapkan, bahwa Potensi Kawasan hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta ekosistem pesisir dan laut menjadikan daerah ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku Bioprospeksi.

“Potensi kawasan hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta ekosistem pesisir dan laut menjadikan daerah ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku bioprospeksi,” ungkap Tri Wahyuni

Bersama Tim, Ia akan melakukan Skrining, observasi dan Eksplorasi untuk melihat Komoditas apa saja yang bisa dijadikan Produk Ungulan. Bioprospeksi menjadi salah satu pendekatan Hilirisasi dalam mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Hayati tanpa harus mengeksploitasi Hutan secara berlebihan.

Ia menekankan bahwasanya, Bioprospeksi memberikan peluang besar dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan melalui inovasi berbasis penelitian. Senyawa aktif yang diperoleh dari tumbuhan lokal dapat dikembangkan menjadi produk herbal, obat modern, kosmetik alami, atau hasil pangan fungsional.

Melalui kegiatan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia berupaya menghadirkan rekomendasi berbasis riset yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan.

Pendekatan yang digunakan menekankan keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian Alam dan Pengembangan Ekonomi lokal sehingga pemanfaatan sumber daya Komoditas Alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa adanya eksploitasi. [Rel]