Menteri Agama Resmikan Rumoh Aceh

Sumberpost.com | Banda Aceh – Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan secara simbolis Rumoh Aceh, pada Rabu (26/4/2017) kemarin usai membuka kegiatan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) VIII di lapangan kampus setempat.

Peresmian Rumoh Aceh yang akan digunakan sebagai pusat pelestarian kebudayaan Aceh pada Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Menteri Agama didampingi Gubernur Aceh yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Aceh, Kakanwil Kemenag Aceh, dan Rektor UIN Ar-Raniry.

Pada kesempatan itu, Menag Lukman Hakim disambut dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) oleh guru besar UIN Ar-Raniry, Prof. Yusni Sabi, sebagai tanda penghormatan menyambut tamu kehormatan yang datang ke Aceh.

Usai dipeusijuk, Lukman Hakim menikmati kopi dan kue khas Aceh sambil bersantai di rumoh Aceh yang telah disiapkan oleh panitia pelaksana. Selain itu, Lukman Hakim menyempatkan diri menuliskan pesan pada buku tamu yang disediakan oleh panitia.

“Semoga keberadaan rumah Aceh mampu menjaga, memelihara, dan mengembangkan nilai-nilai tradisi dan adat istiadat Aceh yang amat berharga,” demikian pesan yang ditulis Lukman Hakim disela peresmian rumoh Aceh.

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Nasruddin menjelaskan, Rumoh Aceh tersebut akan dijadikan sebagai laboratorium untuk mempelajari sejarah dan kebudayaan Aceh di UIN Ar-Raniry.

“Rumoh Aceh ini merupakan hibah dari Sakinah Ishaq. Semoga Rumoh Aceh tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lab untuk mengkaji dan mempelajari sejarah dan kebudayaan Aceh di UIN Ar-Raniry,” kata Nasruddin. [Rilis]

Foto: Dokumentasi sumberpost.com

Mungkin Anda Menyukai