Debat Calon Ketua DEMA: Janji dan Program untuk UIN Ar-Raniry

Sumberpost.com| Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melangsungkan debat kandidat Calon Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), dengan mengusung tema “Revitalisasi peran dan fungsi DEMA UIN Ar-Raniry untuk membangun mahasiswa yang kritis, kolaboratif, partisipatif, progresif dan inovatif”. kegiatan ini digelar secara terbuka di Kantin Robur UIN Ar-Raniry, Rabu (08/05/2024).

Debat berlangsung damai dan sportif tanpa ada percekcokan dari para pendukung 3 kandidat calon ketua DEMA UIN Ar-Raniry periode 2024-2025. Dalam debat kali ini terdapat sesi pertama yaitu perkenalan kandidat, sesi kedua yaitu tanya jawab yang meliputi tentang pendidikan, pengetahuan isu daerah atau  ke-Acehan dan isu Nasional, sesi ketiga yaitu tanya jawab antar kandidat.

Dalam sesi Tanya jawab antar kandidat,  Calon kandidat nomor urut 1 atas nama Ikhsan mahasiswa program studi (Prodi) Perbankan Syariah (PS) menyampaikan mengenai permasalahan pribadi yang dimasukkan kedalam Organisasi Mahasiswa (ormawa) dan hal ini sering terjadi. Ia menyampaikan, ketika ia menjabat maka akan pendampingan dan mendengarkan masukan dari para mahasiswa.

“Satu saya tegakkan, duduk tanpa raja, berdiri sama rata. Coba hal itu kita kembalikan lagi, pribadi selesaikan dengan pribadi, ormawa dengan ormawa,” jelas Ikhsan kandidat nomor 1.

Kemudian, Calon kandidat nomor urut 2 atas nama Irfan Rahmad Ghafar mahasiswa prodi Arsitektur, menyampaikan, ia akan menjadi orang terdepan untuk menyuarakan aspirasi semua mahasiswa dan permasalahan yang ada di UIN Ar-Raniry.

“Saya ingin kawan-kawan selalu berada sejajar disamping saya, bukan dibelakang saya. Ayo kawan-kawan kita sadarkan semua, kita buat satu pergerakan yang betul-betul berguna untuk kita,” ungkap Irfan kandidat nomor 2.

Dilanjutkan oleh calon kandidat nomor urut 3 atas nama Adir Tia Pradiasah mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mengatakan, dirinya siap untuk mengaspirasikan semua suara mahasiswa, DEMA UIN Ar-Raniry sudah menjadi tanggung jawab dan badan yang melindungi seluruh mahasiswa. Sehingga Setiap pergerakan yang di lakukan, maka akan ada landasan sebagai pemicu agar pergerakan dapat terlaksanakan.

“Sudah sepantasnya kawan-kawan, kita hari ini ketika berbicara aspirasi itu bukan hanya tentang siapa yang jadi presma sekarang, namun sama-sama kita bergerak, sama-sama kita menyampaikan. Jika kawan-kawan ingin berjumpa dengan Rektor, maka saya siap membawa kawan-kawan berjumpa dengan Rektor,” ujar Adir kandidat nomor 3.

Pada closing statatment, para kandidat menyampaikan, debat hari ini adalah untuk berdiskusi bersama guna memperbaiki kekurangan UIN Ar-Raniry saat ini. Dengan membangun solidaritas antar mahasiswa tanpa adanya permusuhan, maka hal ini menjadi peluang untuk UIN Ar-Raniry lebih maju. Dengan visi dan misi para kandidat yang sama, yaitu untuk memperjuangkan UIN Ar-Raniry, terutama kepentingan dan hak semua mahasiswa.

Acara pesta demokrasi ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (AAKK), Wakil Dekan III se-lingkungan UIN Ar-Raniry, Komisi Independen Pemilihan (KIP), Senat Mahasiswa (SEMA), serta Presiden Mahasiswa periode 2023-2024. []

Reporter : Anzelia Anggrahini