Angsuran Asuransi Tidak “Ramah” Mahasiswa

Sumberpost.com | Banda Aceh – Mahasiswa Jurusan Fisika Unsyiah, Aula mengeluhkan premi atau angsuran yang dibebankan pihak asuransi kepada peserta asuransi tidak “ramah” terhadap mahasiswa.

“Premi atau angsuran selalu diluar batas kemampuan mahasiswa membayar. Kami juga sudah melakukan survey kecil-kecilan, tapi belum ada asuransi yang berpihak kepada mahasiswa,” kata Aula dalam Seminar Nasional Asuransi Syariah 2015 di Auditorium Ali Hasjmy, Kamis (22/10/2015).

Ada tiga pemateri dalam kegiatan tersebut, yaitu Cholil Nafis, Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pusat, Yana Triana, Direktorat Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah, dan Firmanda Khamdan dari asuransi Prudential.

Firmanda Khamdan dari asuransi Prudential menjawab pertanyaan Aula mengatakan, dalam memilih asuransi masyarakat, termasuk mahasiswa harus melihat kebutuhan dan tujuan mengambil asuransi.

“Setelah itu, lihat juga kemampuan kita mengansur. Lihat juga kapan dan seberapa besar kebutuhan kita akan asuransi,” kata Firmanda. Ia juga menjelaskan, manfaat sosial dari asuransi mikro, bisa melindungi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, perusahaan asuransi syariah dari data yang ditampilkan Cholil Nafis, pada 2014, sudah ada perusahaan asuransi jiwa syariah sebanyak tiga perusahaan dan perusahaan asuransi jiwa yang memiliki unit syariah ada 18.

Sedangkan perusahaan asuransi umum syariah ada dua, perusahaan asuransi umum yang memiliki unit syariah ada 23, dan perusahaan reasuransi yang miliki unit syariah ada tiga. []

Abd Hadi F

Mungkin Anda Menyukai