Sanggar Seni Seulaweuet Adakan Si-AGaM XX

Sumberpost.com | Banda Aceh – Si-AGaM XX atau Silaturrahmi Aneuk Galak Meuseni kembali digelar sejak hari ini 20 hingga 22 Oktober mendatang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses perekrutan anggota baru Unit Kegiatan Khusus (UKK) Sanggar Seni Seulaweuet.

Pagi tadi, Jumat (20/10/2017), acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III, Syamsul Rijal di Aula Lab School Unsyiah.

Si-Agam tahun ini mengambil tema “Ulon Meukheun Han Sang Meunyum Malee, Budaya Layee Hana Soe Bina, Jinoe Si-Agam Ka Troh Bak Watee, Budaya Layee Kana Peunawa”.

Maksudnya, budaya kita sudah mulai pudar terkena pengaruh budaya luar, maka generasi muda mesti melestarikannya agar tidak punah.

Ketua Panitia, Haris Munandar mengatakan, acara seperti ini bertujuan menjalin silaturahmi antargenerasi yaitu anggota aktif, calon anggota dan alumni.

“Acara Si-Agam XX ini diikuti oleh 125 calon anggota Sanggar Seni Seulaweut yang telah lulus seleksi dari total 272 pendaftar. Setelah kegiatan Si-Agam selama 3 hari, mereka akan mengikuti pembekalan selama 3 bulan ke depan,” kata Haris saat ditemui di sela-sela acara.

Hari ini, setelah acara pembukaan, para Aduen dan Cut Kak menampilkan aksi panggungnya. Selanjutnya setelah salat Jumat diadakan perkenalan bidang-bidang sanggar.

Materi untuk besok Sabtu di antaranya kebudayaan, organisasi, sejarah sanggar dan melihat eksistensi seniman Aceh.

“Ada juga kegiatan Anjang Sana-Anjang Sini untuk melatih bakat para adoe agar tidak demam panggung,” tambahnya.

Minggu pagi, seluruh peserta akan senam pagi dan kemudian melanjutkan aktivitas di pantai.

“Kali ini, kami akan bersih-bersih pantai setelah acara,” katanya lagi.

Ketua Sanggar Seni Seulaweut, Hafizh mengatakan, pelestarian seni budaya sangat penting di tangan pemuda.

“Kalau bukan kita siapa lagi,” tegasnya.

Seorang peserta bernama Mufvira Novitania mengaku sangat tertarik dengan acara ini.

“Kita bisa mengenal dunia seni lebih dekat bersama para Aduen dan Cut Kak pada kegiatan Si-Agam,” katanya. [mhf]

Student Journalism: Cut Della Razaqna

Mungkin Anda Menyukai