154 Anak Penyu Dilepas ke Laut

Sumberpost.com | Banda Aceh – Sebanyak 154 ekor anak penyu “tukik” dilepaskan dari penangkaran di desa Kede Panga, kecamata Pangan, Aceh Jaya. Tim Konservasi Penyu Arun Meubanja bersama WWF serta Pemerintah Aceh ikut hadir dalam pelepasan tersebut, pada Kamis (28/1/2016).

Ini adalah kali kelima sejak tahun 2012 Tim konservasi melepaskan penyu hasil penagkaran ke laut, di Aceh Jaya sendiri ada tiga lokasi yang dijadikan masyarakat setempat sebagai penangkaran penyu seperti di Desa Kede Pangan sebagai zona inti, desa Kede Tuha zona penyangga, dan desa Lepiet sebagai pemberdayaan penyu.

Murniadi Ketua konservasi penyu mengatakan, pada awal mula terbentuknya tim konservasi penyu, pihaknya hanya bisa menyelamatkan dua sarang penyu saja. Namun pada 2015 hingga 2016 tim konservasi penyu sudah bisa menyelamatkan 10 sarang penyu, tujuh diantaranya adalah jenis Lekang dan sisanya jenis Belimbing.

Di Kecamatan Panga, pelepasan penyu sudah menjadi kearifan lokal, menurutnya telur dan cangkang penyu saat ini sangat diburu oleh masyarakat, sehingga masyarakat menjadi lupa terhadap populasi penyu yang semakin sedikit.

“Kami dari masyarakat Panga berinisiatif agar tetap menjaga dan melesatrikan penyu yang ada di laut Aceh dengan melakukan penagkaran,” kata Murniadi.

Ia melanjutkan, “Pendahulu kami jika ingin mengambil sesuatu dari alam pasti disisakan agar tetap berkembang biak dan tidak punah, kami ingin meneruskan itu. Meski telur penyu diambil, masyarakat juga menyisakan agar populasi penyu tetap terjaga.” []

Aprizal Rachmad

Mungkin Anda Menyukai