Sampah Berserakan Warnai Aksi Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh
Sumberpost.com | Banda Aceh — Ratusan mahasiswa memadati Lapangan Kantor Gubernur Aceh untuk mengikuti aksi dan menunggu keputusan dari Gubernur Aceh. Suasana lapangan terlihat ramai sejak sore hari terlihat mahasiswa yang duduk berkelompok di berbagai sudut area.
Sebagian mahasiswa duduk di atas rumput di bawah pohon sekitaran lapangan, sementara lainnya memilih duduk di paving blok berdekatan dengan sound system. Terlihat juga mahasiswa yang berdiri sambil berbincang bersama teman-temannya. Lagu-lagu Aceh terdengar diputar untuk mengiringi suasana aksi di lapangan.
Di tengah keramaian tersebut, kondisi Lapangan Kantor Gubernur Aceh dipenuhi dengan sampah. Gelas plastik air mineral tampak berserakan di rumput, dan jalan paving blok. Botol minuman kemasan, bungkusan plastik, serta kulit kacang juga terlihat di berbagai tempat. Tidak hanya itu, puntung rokok juga tampak berserakan di sekitaran lapangan. Beberapa kardus bekas air mineral di letakkan di pinggir drainase di sekitar Lapangan Kantor Gubernur Aceh.
Semakin lama aksi berlangsung, jumlah sampah terlihat semakin banyak. Pemandangan lapangan yang awalnya bersih, berubah menjadi kotor akibat sampah yang ditinggalkan setelah digunakan. Rumput hijau yang di sekitar lapangan tidak lagi tampak bersih karena tertutup sampah plastik.
Meski banyak sampah terlihat para aksi tetap duduk santai sambil menunggu keputusan dari pihak Gubernur. Tidak terlihat ada seorang pun yang berinisiatif untuk memungut atau membersihkan sampah yang berserakan. Suasana aksi tetap berlangsung dengan tenang. Mahasiswa terus berkumpul sambil mendengarkan musik dan berbincang bersama teman-teman mereka di lapangan terbuka tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian karena kebersihan lingkungan seharusnya tetap dijaga, meskipun sedang melakukan aksi. Lapangan Kantor Gubernur Aceh merupakan fasilitas umum yang digunakan banyak orang, sehingga kebersihannya perlu diperhatikan bersama. Sampah yang berserakan nantinya akan di bersihkan oleh pihak Security di Kantor Gubernur tersebut. []
Reporter: Rosdiana
Editor: Miftahul Jannah
