HMP PMI UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana

Sumberpost.com | Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry sukses menyelenggarakan Seminar bertajuk “Peran Dunia Usaha dan Praktisi Kebencanaan dalam Pemberdayaan Masyarakat”. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula FDK ini menjadi ruang strategis untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai sinergi program CSR dunia usaha dan manajemen risiko bencana demi ketahanan komunitas, Banda Aceh, Rabu (13/05/2026).

Seminar ini menghadirkan dua pakar utama: Tengku Kaddhafi Al Munir, SP., MP. (Act. Group Head CEC PT MIFA) dan Jamaluddin, S.Sos. (Praktisi Kebencanaan & Kasatgas Linmas Pidie). Annisa Tri Bahirah, selaku Ketua Panitia, menyampaikan laporan kegiatan sebagai wujud akuntabilitas penyelenggara.

”Laporan ini adalah bentuk pertanggungjawaban formal kami. Kami sangat mengapresiasi partisipasi seluruh peserta. Meski demikian, kami menyadari adanya ruang evaluasi dalam pelaksanaan kali ini dan sangat terbuka terhadap kritik serta saran konstruktif demi penyempurnaan agenda mendatang,” ungkapnya.

Rizky Muliawan, Ketua HMP-PMI, dalam orasi singkatnya menekankan peran mahasiswa PMI sebagai katalisator sosial.

”Mahasiswa PMI dipersiapkan menjadi penggerak yang mampu mengartikulasikan aspirasi masyarakat yang selama ini terabaikan oleh birokrasi. Sebagai fasilitator, tugas utama kita adalah membangun kemandirian warga melalui metodologi pemberdayaan yang sistematis dan terukur,” tegas Rizki.

Ketua Program Studi PMI, Dr. Rasyidah, M.Ag, memberikan penekanan mendalam pada aspek profesionalisme tenaga pengembang masyarakat.

”Aceh saat ini berada dalam fase urgensi kebencanaan. Data 387 bencana selama setahun terakhir adalah alarm bagi kita semua. Oleh karena itu, mahasiswa PMI tidak hanya dilatih untuk memahami teori, tetapi harus mahir melakukan asesmen kebutuhan, intervensi pemberdayaan, hingga supervisi dan refleksi program di lapangan. Melalui pertemuan dengan praktisi seperti Pak Jamaluddin dan pihak industri seperti Pak Kaddhafi, mahasiswa mendapatkan transfer ilmu yang tidak ditemukan di buku teks. Kita ingin mencetak tenaga profesional yang mampu mengkoneksikan tanggung jawab korporasi dengan kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam situasi krisis,” jelas Dr. Rasyidah secara ekstensif.

Wakil Dekan III FDK, Dr. Sabirin, M.Si, secara resmi membuka acara sekaligus menyatakan dukungan penuh fakultas.

”Kami dari bagian kemahasiswaan sangat mendukung agar kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi lapangan seperti ini diperbanyak. Sinergi ini merupakan instrumen penting untuk mengasah soft skill dan kepekaan sosial mahasiswa. Fakultas berkomitmen menjadikan agenda seperti ini sebagai prioritas guna melahirkan lulusan yang solutif di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dalam pemaparannya, Tengku Kaddhafi Al Munir menjelaskan secara komprehensif bahwa pengembangan masyarakat adalah proses terstruktur untuk memberdayakan mereka yang belum berdaya. Beliau menekankan pentingnya penyelarasan program CSR dengan kebutuhan riil melalui pemetaan sosial yang akurat. Sebagai bukti nyata, beliau memaparkan berbagai pencapaian PT Mifa Bersaudara yang telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi di bidang CSR dan pemberdayaan ekonomi. Program-program seperti pembinaan UMKM lokal, dukungan infrastruktur desa, hingga kemitraan ekonomi berkelanjutan menjadi pilar utama PT Mifa dalam memastikan operasional perusahaan memberikan dampak positif yang nyata bagi komunitas di sekitar wilayah tambang.

Sementara itu, Jamaluddin, S.Sos. mengaitkan mitigasi bencana dengan refleksi sejarah kaum terdahulu seperti Kaum Nabi Nuh, Luth, dan Hud yang menjadi bahan refleksi dalam menyusun strategi mitigasi kontemporer. Beliau mengingatkan tentang tantangan bencana demografi serta pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi relasi dalam kerangka Pentahelix yang menghubungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. [Rel]