Perjalanan Saheed Hawee Mahasiswa Patani-Thailand yang Berhasil Raih Gelar di UIN Ar-Raniry
Sumberpost.com | Banda Aceh — Jauh dari kampung halaman dan harus beradaptasi dengan lingkungan baru tak menjadi penghalang bagi Mr. Saheed Hawee, mahasiswa internasional asal Patani-Thailand, untuk menuntaskan studinya di Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Perjalanan panjang penuh tantangan itu akhirnya berbuah manis setelah ia berhasil menyelesaikan tugas akhirnya.
Di momen bersejarah saat ia dinyatakan lulus, rasa syukur langsung menyelimuti perasaannya.
“Hal pertama dipikiran saya yaitu ucapan alhamdulillah dalam hati, saya bersyukur atas usaha saya dalam berjuang menulis karya skripsi sampai selesai,” ungkap Saheed mengenang momen kelulusannya tersebut.
Keputusannya untuk menimba ilmu di Aceh tidak lepas dari rekomendasi yang ia terima.
“Salah satu hal dari informasi para alumni yang membuat saya tertarik dengan Aceh adalah syariat, budaya, dan kehidupan sosialnya. Selain itu, alasan saya memilih kuliah di UIN Ar-Raniry adalah karena kampus ini baik dan unggul,”tuturnya.
Keberhasilan ini tentu tidak diraih dengan mudah. Mengingat kembali masa-masa awalnya tiba di Aceh, Saheed harus berhadapan dengan tantangan adaptasi dan culture shock saat berada di lingkungan baru.
“Pertama dari segi bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Kedua dari segi adat istiadat di lingkungan atau pergaulan sosial. Karena untuk menyesuaikan diri terhadap apa yang akan hadapi,” ceritanya mengenai rintangan awal yang harus dilalui.
Tantangan tersebut nyatanya tidak menyurutkan semangatnya. Dalam menyusun tugas akhir, Saheed memilih topik skripsi yang memiliki kedekatan dengan kampung halamannya. Keputusan ini berakar dari sebuah keinginan mulia.
“Salah satu untuk menyebarkan hal-hal yang terjadi di wilayah kami dan keadaan situasi diwilayah kami. Maka tertarik bagi saya dalam memilih judul tersebut,” jelas Saheed tentang latar belakang penelitiannya.
Menyelesaikan studi dan skripsi jauh dari kampung halaman, Saheed selalu mengingat motivasi utamanya yang membuatnya terus melangkah maju.
“Motivasi saya adalah ibu saya, keluarga saya dan masyarakat di sana dikarenakan saya sebagai mahasiswa kuliah di luar nagara yang membawa amanah besar yang berganding di bahu setiap waktu,” ungkapnya.
Dalam menyelesaikan skripsi, Saheed dibimbing oleh Prof. Dr. Phil. Saiful Akmal, M.A. dan Danil Akbar Taqwadin B.IAM., MSc., Ph.D. Skripsi tersebut mampu dipertahankan di depan dewan penguji Ramzi Murziqin, M.A. dan Arif Akbar, M.A langsung selaku Kepala Prodi (Kaprodi) dan Sekertaris Prodi (Sekprodi) Ilmu Politik, FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Langkah Saheed juga terasa lebih ringan berkat dorongan semangat selama masa-masa dalam menyelesaikan studi, kehadiran berbagai pihak di kampus sangat berarti baginya.
“Semuanya selalu mendukung, selalu memberi semangat dan dosen pembimbing selalu membimbing saya sampai selesai,” tambahnya.
Selama ia tinggal di Aceh memberikan kesan mendalam, Ia menemukan kenyamanan dan kedamaian yang mengingatkannya pada tanah kelahirannya.
“Khususnya di Aceh yaitu dalam sosial lingkungan di sini sangat tidak beda dengan suasana diwilayah saya, baik pakaian keislaman, lingkungan sangat aman tidak keributan dan lain-lain,” kenang Saheed.
Menata masa depan, Saheed masih menyimpan cita-cita yang tinggi untuk terus belajar dan memberikan kontribusi nyata setelah kembali ke negara asal.
“Insya Allah jika ada kesempatan akan lanjut S2 lagi dan dalam saya menuntut ilmu akan membaktikan di tanah air,” tutupnya dengan penuh harap. []
Reporter: Nora hasrita
Editor: Miftahul Jannah
