Tak Ada Biaya Tambahan, UIN Ar-Raniry Jelaskan Jalur Reguler
Sumberpost.com | Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menegaskan bahwa jalur reguler dalam penerimaan mahasiswa baru tidak dibebani biaya tambahan seperti yang selama ini kerap dipersepsikan masyarakat. Kampus memastikan tidak ada pungutan uang pangkal, sehingga jalur ini tetap setara dengan jalur lainnya. Rabu (15/04/2026)
Koordinator Pusat Admisi UIN Ar-Raniry, Muammar Yulian, menyebutkan bahwa secara keseluruhan daya tampung mahasiswa baru di UIN Ar-Raniry mencapai ribuan orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 kursi dialokasikan melalui jalur nasional, salah satunya UM-PTKIN.
“Daya tampung kita lebih sekitar 5.000 an, dan untuk UM-PTKIN itu kurang lebih 3.000. Memang kita prioritaskan jalur nasional, jadi kuotanya lebih besar. Ini kesempatan emas bagi calon mahasiswa untuk memilih dari 31 program studi yang tersedia,” ujarnya.
Ia mengimbau calon mahasiswa untuk memanfaatkan jalur nasional terlebih dahulu, mengingat peluang yang tersedia cukup besar. Namun demikian, jalur reguler tetap menjadi alternatif yang terbuka bagi mereka yang belum berhasil pada seleksi nasional.
Muammar juga menyoroti masih adanya anggapan di masyarakat bahwa jalur mandiri atau reguler identik dengan biaya mahal. Menurutnya, hal tersebut tidak berlaku di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), termasuk UIN Ar-Raniry.
“Selama ini orang agak takut dengar kata mandiri, seolah-olah ada biaya tambahan atau mahal. Padahal di UIN tidak ada biaya SPI atau uang pangkal seperti di kampus lain. Semua sama saja,” jelasnya.
Dengan kebijakan tersebut, biaya pendidikan di jalur reguler pada dasarnya setara dengan jalur seleksi nasional lainnya, sehingga tidak ada perbedaan beban biaya bagi mahasiswa.
Selain itu, akses terhadap bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap terbuka bagi seluruh mahasiswa tanpa memandang jalur masuk. Muammar menjelaskan bahwa di lingkungan PTKIN, pengajuan KIP dilakukan setelah mahasiswa resmi diterima.
“Semua jalur punya akses yang sama. Kalau memang kurang mampu, tetap bisa mengusulkan KIP nanti setelah diterima dan akan diverifikasi oleh pihak kampus,” katanya.
Dengan berbagai skema yang tersedia, UIN Ar-Raniry membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa kekhawatiran adanya biaya tambahan. []
Reporter : Nurul Azkia
Editor : Miftahul Jannah
